Polda Jawa Timur Kawal Pendistribusian Logistik Pilkada Hingga Daerah Terpencil

- Reporter

Jumat, 25 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Polda Jawa Timur memastikan kesiapan dalam mendukung dan mengawal distribusi logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di wilayahnya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan konsolidasi terkait pendistribusian logistik Pilkada 2024 untuk memastikan semua logistik terdistribusi dengan aman dan tanpa kendala.

“Kita sudah melakukan konsolidasi. Untuk distribusi, kami akan berkoordinasi dengan percetakan, tentunya dari KPU, mengenai logistik yang siap didistribusikan. Polres setempat akan menyiapkan personel dan tim pengawalan, dua hingga tiga personel sesuai kebutuhan,” ujarnya, Jumat (25/10).

Ia menambahkan, sesuai target, setelah 5 November 2024, semua logistik Pilkada diharapkan dapat terdistribusi dengan baik ke semua daerah, termasuk daerah terpencil.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kodam (Kodam V Brawijaya). Jika KPU membutuhkan kapal atau bantuan lainnya, kami sudah siap. Polair juga sudah siap. Prinsipnya, tidak ada persoalan,” tegasnya.

Polda Jatim dan jajaran telah melaksanakan Operasi Mantap Praja Semeru 2024, yang bertujuan untuk mengamankan tahapan Pilkada selama 135 hari, mulai 19 Agustus hingga 31 Desember 2024.

Operasi ini mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, serta penegakan hukum jika ditemukan tindak pidana pemilu atau tindak pidana umum yang mengganggu jalannya Pilkada.

Operasi ini melibatkan 155.937 personel, terdiri dari personel Polda Jatim, satuan wilayah, TNI, dan Linmas. Ratusan ribu personel tersebut tidak hanya mengamankan kantor penyelenggara pemilu KPU dan Bawaslu, tetapi juga menyelenggarakan patroli skala besar dan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Editor : Maya Kusuma

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee