Petani Penggarap Mondokan Cemas, Lahan 20 Tahun Digarap Akan Dibangun Sekolah Rakyat

- Reporter

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos P3A PMD), Sugeng Purnomo, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos P3A PMD), Sugeng Purnomo, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Petani Khawatir Kehilangan Sumber Penghidupan

Tuban – Puluhan petani penggarap lahan eks-bengkok di Kelurahan Mondokan kini diliputi kecemasan. Lahan yang telah mereka garap lebih dari 20 tahun melalui sistem sewa itu rencananya akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR), apabila proposal pembangunan disetujui.
Sebelumnya diberitakan, Sumiyatun, salah satu warga yang mengelola lahan tersebut, menyampaikan bahwa bertani di lahan itu merupakan satu-satunya mata pencaharian keluarganya.
“Kalau dibangun SR di sini, ya mata pencaharian saya akan hilang,” ujarnya.

Lahan Disewa Puluhan Tahun

Para petani mengaku tidak memiliki banyak pilihan. Mereka memahami bahwa lahan itu merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dan sewaktu-waktu dapat ditarik kembali.

Selain Sumiyatun, Mashudi—penggarap lainnya—mengaku membayar biaya sewa Rp900 ribu per tahun. Dari lahan itu, ia bisa mendapatkan hasil panen hingga 5 kuintal sekali panen.
“Kalau panen bagus, bisa sampai lima kwintal,” terangnya.

Pemerintah Tegaskan Lahan Milik Pemkab

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos P3A PMD), Sugeng Purnomo, saat dikonfirmasi LiputanSatu.id menegaskan bahwa lahan tersebut sepenuhnya milik pemerintah.
“Itu kan lahan milik pemerintah. Jadi kalau pemerintah mau membangun di sana, ya mau tidak mau harus diterima,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan kompensasi bagi para penggarap, Sugeng tidak memberikan jawaban tegas. Ia justru memberikan analogi:
“Kalau kita punya rumah kontrakan, lalu setelah masa kontrak habis mau kita ambil untuk dipakai sendiri, apa kita sebagai pemilik harus memberi uang kompensasi kepada penyewanya?”

Masuk Program Strategis Nasional

Terkait status lahan hijau yang nantinya akan berdiri bangunan, Sugeng menambahkan bahwa proyek Sekolah Rakyat tersebut masuk Program Strategis Nasional (PSN), sehingga tetap menjadi prioritas pemerintah.

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee