Situbondo – Warga Kabupaten Situbondo kembali digemparkan dengan aksi pencurian sapi yang tergolong nekat dan tidak biasa. Seekor sapi jenis sumintal milik warga disembelih langsung di lokasi, lalu sebagian dagingnya dibawa kabur oleh pelaku, Rabu (01/04/2026).
Sapi Ditemukan Sudah Disembelih di Tegal
Peristiwa ini terjadi di Kampung Kajar, Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan. Sapi milik Suparno (61) ditemukan dalam kondisi telah disembelih di area tegalan pinggir Jalan Gunung Malang menuju Dusun Pao, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, sekitar pukul 06.00 WIB.
Kasi Humas Polres Situbondo, Ipda Slamet Yuwono, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban selama ini memelihara tiga ekor sapi, terdiri dari satu sapi sumintal indukan, satu sapi limusin indukan, dan satu anakan sapi limusin.
“Korban sudah memelihara sapi tersebut kurang lebih selama lima tahun. Lokasi kandang berada di tegalan, sekitar satu kilometer dari permukiman warga,” ujarnya.
Pelaku Diduga Lebih dari Satu Orang
Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga berjumlah lebih dari dua orang. Dugaan ini berdasarkan cara pelaku masuk ke kandang hingga melakukan penyembelihan sapi di lokasi kejadian.
“Pelaku masuk melalui pintu pagar sisi timur, kemudian diduga bergerak ke arah selatan menuju jalan Gunung Malang ke arah Dusun Pao,” jelasnya.
Daging 80 Kilogram Raib
Aksi pencurian ini pertama kali diketahui setelah korban mendapat informasi dari warga. Saksi bernama Suli melaporkan bahwa ada sapi milik korban dalam kondisi mati di kandang.
Saat dicek, sapi berusia sekitar delapan tahun tersebut sudah disembelih, dengan sebagian dagingnya telah diambil oleh pelaku.
“Bagian yang diambil antara lain kaki kanan depan dan daging punggung, dengan perkiraan berat sekitar 70 hingga 80 kilogram,” tambah Slamet.
Kerugian Capai Rp20 Juta
Korban diketahui terakhir kali mengecek kondisi ternaknya pada Selasa malam (31/3/2026) sekitar pukul 22.00 hingga 22.30 WIB. Saat itu, kondisi kandang masih aman dan tidak dijaga.
Akibat kejadian ini, korban ditaksir mengalami kerugian hingga Rp20 juta.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku pencurian yang meresahkan warga tersebut. (Fia)












