Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Banjir di Pasuruan: 2 Ruas Jalan Nasional Malang-Surabaya Lumpuh

- Reporter

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Genangan air setinggi 40 hingga 50 cm melumpuhkan lalu lintas di Dusun Buluagung, Desa Sengonagung, Kabupaten Pasuruan.(Ist)

Genangan air setinggi 40 hingga 50 cm melumpuhkan lalu lintas di Dusun Buluagung, Desa Sengonagung, Kabupaten Pasuruan.(Ist)

PASURUAN, JATIM – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Purwosari dan sekitarnya sejak Minggu (8/12) siang menyebabkan banjir di jalan nasional yang menghubungkan Malang dan Surabaya. Genangan air setinggi 40 hingga 50 cm melumpuhkan lalu lintas di Dusun Buluagung, Desa Sengonagung, Kabupaten Pasuruan.

Banjir di Jalan Nasional Malang-Surabaya Akibatkan Kemacetan Panjang

Banjir mulai terjadi sekitar pukul 15.00 WIB setelah hujan deras mengguyur selama beberapa jam. Air meluap dari saluran tepi jalan dan persawahan sekitar lokasi, membanjiri jalur arah Malang ke Surabaya hingga meluber ke jalur sebaliknya.

Huda, warga setempat, menyebutkan bahwa banjir ini merupakan yang pertama pada musim hujan kali ini, meskipun kejadian serupa pernah terjadi beberapa tahun lalu.

“Air meluap dari saluran tepi jalan dan persawahan, menyebabkan genangan hingga mencapai 100 meter di beberapa titik,” jelas Huda.

Akibat banjir, kemacetan panjang tak terhindarkan. Kendaraan dari arah Malang menuju Surabaya terjebak hingga satu kilometer, sementara arus lalu lintas terpaksa dialihkan menggunakan sistem contraflow.

Kendaraan Mogok Akibat Menerobos Banjir

Banyak kendaraan, termasuk truk, pikap, dan motor, terjebak di tengah banjir. Sebagian pengendara nekat melintasi genangan air, namun beberapa kendaraan, terutama sepeda motor, mogok karena terendam air.

Petugas Berupaya Atasi Kemacetan

Petugas Poslantas Purwosari bersama Turjawali Satlantas Polres Pasuruan dikerahkan untuk mengatur lalu lintas dan membantu mengurai kemacetan di lokasi banjir.

Pada Minggu malam, genangan air mulai surut, meskipun arus lalu lintas belum sepenuhnya normal.

Peringatan untuk Pengendara: Waspada Saat Musim Hujan

Banjir di jalan nasional Malang-Surabaya ini menjadi pengingat bagi para pengendara untuk selalu berhati-hati selama musim hujan, terutama di wilayah yang rawan banjir seperti Pasuruan.

Tetaplah memantau kondisi cuaca dan periksa jalur perjalanan untuk menghindari terjebak dalam situasi serupa.

Banjir di Pasuruan: Jalan Nasional Malang-Surabaya Lumpuh

PASURUAN, JATIM – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Purwosari dan sekitarnya sejak Minggu (8/12) siang menyebabkan banjir di jalan nasional yang menghubungkan Malang dan Surabaya. Genangan air setinggi 40 hingga 50 cm melumpuhkan lalu lintas di Dusun Buluagung, Desa Sengonagung, Kabupaten Pasuruan.

Banjir di Jalan Nasional Malang-Surabaya Akibatkan Kemacetan Panjang

Banjir mulai terjadi sekitar pukul 15.00 WIB setelah hujan deras mengguyur selama beberapa jam. Air meluap dari saluran tepi jalan dan persawahan sekitar lokasi, membanjiri jalur arah Malang ke Surabaya hingga meluber ke jalur sebaliknya.

Huda, warga setempat, menyebutkan bahwa banjir ini merupakan yang pertama pada musim hujan kali ini, meskipun kejadian serupa pernah terjadi beberapa tahun lalu.

“Air meluap dari saluran tepi jalan dan persawahan, menyebabkan genangan hingga mencapai 100 meter di beberapa titik,” jelas Huda.

Akibat banjir, kemacetan panjang tak terhindarkan. Kendaraan dari arah Malang menuju Surabaya terjebak hingga satu kilometer, sementara arus lalu lintas terpaksa dialihkan menggunakan sistem contraflow.

Kendaraan Mogok Akibat Menerobos Banjir

Banyak kendaraan, termasuk truk, pikap, dan motor, terjebak di tengah banjir. Sebagian pengendara nekat melintasi genangan air, namun beberapa kendaraan, terutama sepeda motor, mogok karena terendam air.

Petugas Berupaya Atasi Kemacetan

Petugas Poslantas Purwosari bersama Turjawali Satlantas Polres Pasuruan dikerahkan untuk mengatur lalu lintas dan membantu mengurai kemacetan di lokasi banjir.

Pada Minggu malam, genangan air mulai surut, meskipun arus lalu lintas belum sepenuhnya normal.

Baca juga :

BPBD Lumajang Siaga: Antisipasi Banjir Lahar Gunung Semeru

Peringatan untuk Pengendara: Waspada Saat Musim Hujan

Banjir di jalan nasional Malang-Surabaya ini menjadi pengingat bagi para pengendara untuk selalu berhati-hati selama musim hujan, terutama di wilayah yang rawan banjir seperti Pasuruan.

Tetaplah memantau kondisi cuaca dan periksa jalur perjalanan untuk menghindari terjebak dalam situasi serupa.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP
Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban
Cekcok Saat Pesta Tuak Berujung Berdarah, Pria di Palang Bacok Pemilik Warung
36 Merek Rokok Ilegal Beredar di Tuban, Ribuan Batang Disita!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:56 WIB

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIB

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Selasa, 3 November 2026 - 18:58 WIB

Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu