Tuban – Duka mendalam kembali menyelimuti keluarga almarhum Moch. Iqbal Firmansyah, korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Letda Sucipto, tepatnya di depan proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Tuban.
Belum genap dua pekan sejak kepergian sang anak akibat insiden maut tersebut, ayah almarhum dikabarkan meninggal dunia pada Rabu dini hari (20/05/2026) sekitar pukul 00.20 WIB.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, ayah almarhum sebelumnya memang telah berusia lanjut dan menjalani perawatan jalan akibat kondisi kesehatan yang menurun.
Kepergian sang anak yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga diduga menjadi pukulan berat bagi kondisi fisik maupun psikis keluarga.
Kasus Kecelakaan Masih Jadi Sorotan
Diketahui, almarhum Moch. Iqbal Firmansyah merupakan pengemudi ojek online yang meninggal dunia usai mengalami kecelakaan di ruas Jalan Letda Sucipto, Tuban.
Peristiwa tersebut sempat menyita perhatian publik lantaran terjadi di kawasan proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang diduga berkaitan dengan gundukan aspal bekas pemasangan pipa PDAM serta minimnya rambu keselamatan di lokasi.
Kasus tersebut hingga kini masih dalam proses penyelidikan Satlantas Polres Tuban dan terus mendapat pengawalan dari sejumlah komunitas ojol di Kabupaten Tuban.
Sejumlah pihak berharap proses penanganan perkara dilakukan secara terbuka, profesional, dan mampu menghadirkan kejelasan terkait pihak yang harus bertanggung jawab atas insiden maut tersebut.
Komunitas Ojol Sampaikan Belasungkawa
Ketua Koalisi Komunitas Ojol Tuban (KKOT), Hendra, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya ayah almarhum Moch. Iqbal Firmansyah.
Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan menghadapi duka beruntun tersebut.
“Kami turut berduka cita. Semoga ayah almarhum ditempatkan di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujarnya.
Di sisi lain, Hendra menegaskan komunitas ojol masih menaruh harapan besar agar proses penanganan kasus kecelakaan yang menewaskan almarhum M. Iqbal Firmansyah dapat berjalan secara transparan dan menghadirkan keadilan.
Menurutnya, hingga kini solidaritas pengemudi ojol masih terus mengawal perkembangan perkara tersebut.
“Kami berharap almarhum segera mendapatkan keadilan. Sampai hari ini prosesnya masih menjadi perhatian kawan-kawan ojol. Kami berharap semuanya bisa dibuka secara transparan dan ada kepastian terkait pertanggungjawaban dalam perkara ini,” pungkasnya.
Peristiwa beruntun yang menimpa keluarga almarhum kini memantik empati masyarakat luas.
Di tengah suasana duka yang belum usai, publik masih menanti kepastian proses hukum serta hasil penyelidikan atas kecelakaan maut yang merenggut nyawa driver ojol tersebut. (Aj)