Promo

Bahlil Lahadalia Sebutkan Peluang Kedatangan Investor Baru untuk Proyek Kilang Tuban

- Reporter

Sabtu, 30 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, (Ist).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, (Ist).

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan adanya kemungkinan untuk menarik investor baru dalam proyek pembangunan kilang Tuban atau kilang Grass Root Refinery (GRR) di Jawa Timur itu. Pernyataan tersebut disampaikan setelah pertemuan Bahlil dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) terkait perkembangan proyek tersebut.

Meski Bahlil tidak menjelaskan secara rinci hasil pertemuan tersebut, ia menekankan komitmennya agar proyek yang merupakan kerja sama antara Pertamina dan perusahaan Rusia, Rosneft, segera dapat dilanjutkan.

“Saya baru saja selesai bertemu dengan Dirut Pertamina, namun belum membahas secara detail. Saya memang berencana untuk melanjutkan diskusi setelah akhir November, namun kita baru saja selesai dengan Pilkada. Sebagai Ketua Umum Partai, saya perlu mendapatkan izin terlebih dahulu,” kata Bahlil di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, pada Jumat (29/11/2024).

Bahlil juga menambahkan bahwa jika Rosneft sebagai mitra dalam proyek ini tidak dapat memenuhi kewajibannya sesuai regulasi, pemerintah berencana untuk mencari opsi lain. “Tidak menutup kemungkinan kita akan mencari investor baru, karena kita tidak boleh membiarkan proyek negara berjalan lambat,” tegas Bahlil.

Namun, saat ditanya apakah Rosneft akan dilepas sebagai mitra dalam proyek ini, Bahlil enggan memberikan jawaban pasti. “Belum tentu, nanti akan kita bahas. Kita baru akan memulai pembahasan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Taufik Aditiyawarman, sebelumnya menjelaskan bahwa proyek GRR Tuban saat ini masih dalam tahap lelang untuk rekayasa teknis, pengadaan, dan konstruksi (EPC). Kilang tersebut direncanakan untuk mengolah 300 ribu barel minyak mentah per hari, dengan sebagian besar produksi difokuskan untuk bahan bakar minyak (BBM).

“Kilang ini direncanakan untuk menghasilkan hampir 280 ribu barel per hari BBM,” ujar Taufik, Senin (2/9/2024).

Selain BBM, kilang ini juga akan memproduksi produk petrokimia penting seperti aromatik dan olefin, serta LPG. Proyek ini dianggap sebagai langkah strategis Indonesia untuk memenuhi kebutuhan energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor energi.

“Sisanya akan diolah menjadi petrokimia, seperti aromatik dan olefin yang digunakan untuk memproduksi bahan baku petrokimia seperti high density polyethylene, low density polyethylene, dan polypropylene. Selain itu, kilang ini juga akan menghasilkan LPG. Semua ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri,” tambah Taufik.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Akses SPPG Tegalbang Disegel, Nama Sekretaris Kesbangpol Tuban Terseret Konflik Kerjasama
Potongan Gaji Hingga 27 Persen Hantui Pekerja Alih Daya Pemkab Tuban
Proyek Pelebaran Jalan Rengel Disorot: Minim Pengamanan dan Tanpa Koordinasi Lantas
Mayat Lansia Ditemukan Mengapung di Sungai Desa Jadi Tuban, Diduga Sempat Hilang Dua Hari
Kecelakaan Maut di Depan SMPN 6 Tuban, Pengendara Motor Tewas di Tempat
Direktur API Desak Polda Metro Jaya Segera Tetapkan Lee Kah Hin Tersangka
Seleksi dan Pengawasan Vendor SIG Jadi Sorotan Usai Gaji Pekerja Tak Dibayar
Dump Truk di Situbondo Alami Insiden, Bak Terangkat dan Tersangkut Kanopi Restoran

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:24 WIB

Akses SPPG Tegalbang Disegel, Nama Sekretaris Kesbangpol Tuban Terseret Konflik Kerjasama

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:06 WIB

Potongan Gaji Hingga 27 Persen Hantui Pekerja Alih Daya Pemkab Tuban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:06 WIB

Proyek Pelebaran Jalan Rengel Disorot: Minim Pengamanan dan Tanpa Koordinasi Lantas

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:40 WIB

Mayat Lansia Ditemukan Mengapung di Sungai Desa Jadi Tuban, Diduga Sempat Hilang Dua Hari

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:24 WIB

Kecelakaan Maut di Depan SMPN 6 Tuban, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee