Tuban – Bangunan teras SD Negeri Kuthorejo 3 Tuban mendadak roboh pada Rabu (03/06/2026) sore. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena seluruh siswa telah pulang saat kejadian berlangsung.
Namun, di tengah upaya awak media menggali informasi terkait penyebab robohnya bangunan sekolah yang berada di jantung Kota Tuban itu, pihak sekolah justru memilih menutup diri. Kepala sekolah disebut tidak bersedia memberikan keterangan dan meminta petugas keamanan menghalangi wartawan yang hendak melakukan peliputan.
Teras Sekolah Ambruk Saat Cuaca Cerah
Peristiwa robohnya bangunan tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pada pukul 16.00 WIB.
Salah seorang warga, Irfan (40), mengaku terkejut saat melihat bagian teras sekolah tiba-tiba ambruk tanpa didahului hujan maupun angin kencang.
“Itu terasnya tiba-tiba roboh begitu saja, padahal cuaca juga tidak hujan dan tidak ada angin,” ujarnya kepada wartawan.
Material bangunan tampak berserakan di area sekolah setelah bagian teras runtuh. Beruntung saat kejadian tidak terdapat aktivitas belajar mengajar maupun siswa yang berada di lokasi.
Warga Sebut Bangunan Sudah Tampak Rapuh
Warga lainnya, Ilham, menilai kondisi bangunan teras sebenarnya sudah terlihat mengalami kerusakan dan tampak rapuh sejak beberapa waktu terakhir.
Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui mengapa perbaikan belum dilakukan sehingga akhirnya berujung pada insiden robohnya bangunan.
“Untung saja tidak kena siswa, itu memang kelihatannya sudah rapuh,” katanya.
Peristiwa tersebut memunculkan kekhawatiran warga terkait kondisi bangunan sekolah, terutama yang telah berusia lama dan digunakan setiap hari oleh ratusan siswa.
Kepala Sekolah Tolak Diliput
Saat awak media mendatangi lokasi untuk meminta keterangan terkait peristiwa tersebut, Kepala SDN Kuthorejo 3 Tuban, Siti Ekta Budiyanti, tidak bersedia ditemui.
Melalui petugas keamanan sekolah, pihak sekolah menyampaikan bahwa kepala sekolah tidak berkenan memberikan keterangan maupun diliput.
“Maaf, kepala sekolah tidak berkenan untuk diliput,” ujar Deni, petugas keamanan sekolah.
Sikap tersebut menimbulkan tanda tanya mengingat robohnya bangunan sekolah merupakan informasi publik yang berkaitan dengan keselamatan peserta didik dan kondisi sarana pendidikan.
Penyebab Robohnya Bangunan Belum Diketahui
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab robohnya bangunan teras SDN Kuthorejo 3 Tuban.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Irma Permatasari, juga belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait insiden tersebut.
Publik kini menunggu hasil pemeriksaan dari pihak terkait untuk memastikan penyebab robohnya bangunan sekaligus mengetahui langkah penanganan yang akan dilakukan.
Warga Minta Pemeriksaan Menyeluruh
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan pengecekan terhadap kondisi bangunan sekolah, khususnya yang telah berusia tua atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari dan memastikan keamanan lingkungan sekolah bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun robohnya bangunan sekolah di pusat Kota Tuban menjadi pengingat pentingnya pengawasan rutin terhadap kondisi sarana pendidikan yang digunakan setiap hari oleh para pelajar. (Az)












