Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Tiga Ruang Kelas Ambruk, Benarkan Pendidikan Jadi Prioritas Pemerintah Tuban

- Reporter

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi ruang kelas di SD Negeri Bogorejo yang ambruk pada Rabu siang (06/08/20225), (Assayid Annazili/Liputansatu.id ).

Kondisi ruang kelas di SD Negeri Bogorejo yang ambruk pada Rabu siang (06/08/20225), (Assayid Annazili/Liputansatu.id ).

Tuban – Tiga ruang kelas di SD Negeri Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, dilaporkan ambruk pada Rabu (06/08/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Beruntung, tak ada korban jiwa yang dikarenakan siswa telah pulang saat kejadian berlangsung. Namun insiden ini menjadi alarm pentingnya keselamatan fisik serta kelayakan ruang belajar yang mestinya dijamin pemerintah.

Kapolsek Merakurak, AKP Hartono, mengatakan bangunan kelas yang ambruk merupakan ruang kelas 4, 5, dan 6. Terakhir kali direnovasi pada 2015 menggunakan atap baja ringan.

“Bangunan ini sudah cukup lama tidak mendapatkan perbaikan,” ujar Hartono kepada wartawan.

Akibat kejadian ini, kegiatan belajar terpaksa akan dialihkan ke ruang kelas lain yang masih layak. Sementara pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab keruntuhan, yang diduga akibat usia bangunan tua dan minimnya perawatan.

Komitmen Pemerintah: Pendidikan Jadi Prioritas

Ironisnya, pemerintah daerah sebenarnya kerap menyatakan bahwa pendidikan menjadi prioritas. Dalam berbagai kesempatan, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menegaskan pentingnya peningkatan akses dan kualitas pendidikan. Bahkan dalam proses efisiensi APBD sebesar Rp 50 miliar, Bupati menyebut sektor pendidikan sebagai salah satu yang tetap dipertahankan.

“Anggaran hasil efisiensi akan dialokasikan untuk peningkatan infrastruktur pendidikan,” ujar Bupati, dikutip dari BlokTuban.

Pernyataan itu diperkuat oleh Kepala Dinas Pendidikan Tuban, Abdul Rakhmat, yang mengatakan bahwa pemerintah tengah gencar membenahi sarana dan prasarana pendidikan.

“Karena peningkatan sarpras ini menjadi penunjang proses pembelajaran,” ucap Rakhmat (2024), sebagaimana dilansir situs resmi Pemkab Tuban.

Data yang dirilis menyebutkan bahwa selama 2023–2024, ratusan ruang kelas telah dibangun dan direhabilitasi. Namun pertanyaan, apakah upaya itu cukup menjangkau sekolah-sekolah dengan kondisi paling rawan seperti SDN Bogorejo?

Selamat Hari Ini, Tapi Besok?

Fakta bahwa tidak ada korban dalam insiden ini seolah menjadi pelipur lara, tapi juga bisa saja membuat kita lengah. Masih banyak sekolah – sekolah seperti SDN Bogorejo, terutama di pelosok dan pinggiran kabupaten, yang mungkin berdiri di atas fondasi yang sudah tak layak atau bangunan yang sudah tua. Tapi karena tidak viral, mereka mungkin terlupakan. Seolah pemerintah hanya tergerak saat bangunan ambruk dan kamera wartawan hadir.

Pemkab Tuban memang menunjukkan kemauan politik untuk membenahi pendidikan. Tapi kasus SDN Bogorejo menunjukkan bahwa kesenjangan implementasi di lapangan masih terjadi antara dokumen rencana dan realitas ruang kelas yang nyaris runtuh.

Audit Menyeluruh, Bukan Retorika Saja

Insiden ini seharusnya menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah, terutama Dinas Pendidikan. Jangan sampai kita terlena oleh statistik dan seremonial, sementara bangunan tempat anak-anak kita belajar justru perlahan rapuh dan terabaikan.

Hari ini mungkin kita beruntung tak ada korban. Tapi besok? Jangan tunggu nyawa melayang baru sadar bahwa kelas tak hanya tempat belajar tapi juga tempat perlindungan bagi masadepan bangsa yang wajib dijaga negara.(Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Viral Langgar TKA, SMKN 1 Tuban : Itu Hanya Flayer Ucapan
Pendar PJU di Tuban Bak Lampu Disko
Anggaran 2027 Tuban Dipangkas Rp300 Miliar
HMI Geruduk Disdik Tuban, Desak Penanganan Kasus Dana BOS, dan Jabatan Kepsek
Bupati Lindra: Pantai Boom Akan Ditata Ulang 2027
Warga Tuban Keluhkan BPJS Bantuan Pemerintah, Kenapa?
Luapkan Kekesalan Aliansi Petani-Nelayan Tuban Lempar Telur di Depan Pemkab
Perundungan Marak di Tuban, DPRD Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:22 WIB

Viral Langgar TKA, SMKN 1 Tuban : Itu Hanya Flayer Ucapan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Pendar PJU di Tuban Bak Lampu Disko

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Anggaran 2027 Tuban Dipangkas Rp300 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:05 WIB

HMI Geruduk Disdik Tuban, Desak Penanganan Kasus Dana BOS, dan Jabatan Kepsek

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Bupati Lindra: Pantai Boom Akan Ditata Ulang 2027

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu