Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Gedung Permanen Rampung, Sekolah Rakyat Tuban Mulai Tahun Ajaran Baru dengan 256 Siswa

- Reporter

Kamis, 30 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyematkan atribut kepada peserta didik saat pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tuban di gedung permanen Jalan Mondokan, Kamis (30/07/2026), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyematkan atribut kepada peserta didik saat pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tuban di gedung permanen Jalan Mondokan, Kamis (30/07/2026), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Sebanyak 256 siswa asal Kabupaten Tuban dan Bojonegoro resmi mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tuban, Kamis (30/07/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menandai dimulainya tahun ajaran 2026/2027 di gedung permanen yang berlokasi di Jalan Mondokan, Kabupaten Tuban.
Kegiatan Open House dan pembukaan MPLS dihadiri Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Tenaga Ahli Wakil Menteri Sosial Hendri Kurniawan, Sekretaris Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Beny Sudjanto, jajaran Forkopimda Tuban dan Bojonegoro, Kepala Bakorwil II Bojonegoro, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, instansi vertikal, hingga perwakilan perbankan.

Tampung Siswa dari Tuban dan Bojonegoro

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tuban, Vera Khairun Nissa, mengatakan sebanyak 196 siswa berasal dari Kabupaten Tuban, terdiri atas 16 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.
Sementara itu, sebanyak 60 siswa jenjang SMA berasal dari Kabupaten Bojonegoro dan akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 selama satu tahun.
“Dengan tambahan siswa dari Bojonegoro, total peserta MPLS tahun ini mencapai 256 siswa,” ujar Vera.
Ia menjelaskan, rangkaian MPLS akan berlangsung hingga 25 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan program matrikulasi. Kegiatan belajar mengajar secara efektif dijadwalkan dimulai pada 31 Agustus 2026.
Vera juga memotivasi para siswa agar berani memiliki cita-cita tinggi.
“Saya mengutip kalimat dari Ibu Gubernur, gantungkan mimpi kalian setinggi langit. Jika terjatuh, biarlah terjatuh di antara bintang-bintang,” katanya.

MPLS Dibagi Empat Tahapan

Untuk memudahkan siswa beradaptasi dengan kehidupan di sekolah berasrama, MPLS dibagi menjadi empat fase.
Tahapan tersebut meliputi pengenalan lingkungan sekolah, pembentukan karakter dan kedisiplinan, penguatan akademik, hingga penutupan yang berfokus pada pengembangan kreativitas dan potensi peserta didik.
Pada tahap awal, seluruh siswa akan mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang difasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban bersama puskesmas.
Selanjutnya, siswa memperoleh pembinaan karakter melalui kegiatan kesamaptaan, bela negara, kedisiplinan, kemandirian, serta wawasan kebangsaan dengan melibatkan unsur TNI dan program Bakti Taruna-Taruni Akademi Kepolisian.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi literasi, numerasi, literasi digital, pencegahan perundungan, bahaya narkoba, judi online, hingga perlindungan peserta didik.

Bupati: Sekolah Rakyat Bekal Menuju Indonesia Emas 2045

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah menetapkan Kabupaten Tuban sebagai lokasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi.
Menurutnya, program tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan sekaligus membentuk karakter generasi muda.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan program strategisnya di Kabupaten Tuban berkaitan dengan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1. Hari ini kita sudah mengkolaborasikan siswa dari Tuban dan Bojonegoro dengan total sekitar 256 murid,” ujar Lindra.
Ia menambahkan, selama MPLS para siswa juga akan mendapat pendampingan dari Akademi Militer dan Akademi Kepolisian untuk membantu proses adaptasi di lingkungan asrama.

Seluruh Kebutuhan Siswa Ditanggung Negara

Lindra menegaskan seluruh kebutuhan siswa selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat ditanggung pemerintah.
Fasilitas tersebut meliputi perlengkapan sekolah, pakaian, tempat tinggal, hingga konsumsi harian beserta makanan tambahan.
“Mulai dari apa yang mereka kenakan sampai konsumsi tiga kali sehari berikut makanan tambahan semuanya ditanggung negara. Artinya, Bapak Presiden bukan hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memperbaiki gizi anak-anak Indonesia,” ungkapnya.
Ia berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi mampu menjadi ruang pembelajaran sekaligus pembauran bagi siswa dari berbagai latar belakang sosial untuk mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tuban sebelumnya beroperasi sebagai sekolah rintisan di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Tuban dengan nama Sekolah Rakyat Terintegrasi 18 Tuban.
Setelah pembangunan gedung permanen di Jalan Mondokan selesai, sekolah tersebut kini resmi menggunakan nama Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tuban dan menjadi pusat pendidikan berasrama bagi siswa asal Tuban dan Bojonegoro. (Az)

Berita Terkait

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP
Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban
Cekcok Saat Pesta Tuak Berujung Berdarah, Pria di Palang Bacok Pemilik Warung
Viral Langgar TKA, SMKN 1 Tuban : Itu Hanya Flayer Ucapan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:56 WIB

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIB

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Selasa, 3 November 2026 - 18:58 WIB

Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu