Kemarau Panjang, Warga Gunung Putri Situbondo Jalan Kaki 5 Kilometer Cari Air Bersih

- Reporter

Kamis, 30 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh, Situbondo, mengambil air dari sumber mata air di kawasan pegunungan sebelum berjalan kaki sekitar lima kilometer menuju rumahnya, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Seorang warga Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh, Situbondo, mengambil air dari sumber mata air di kawasan pegunungan sebelum berjalan kaki sekitar lima kilometer menuju rumahnya, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Situbondo mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah. Salah satu yang paling terdampak adalah Desa Gunung Putri, di mana warga harus berjalan kaki hingga lima kilometer setiap hari demi mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Minimnya pasokan air bersih membuat warga terpaksa mengambil air langsung dari sumber mata air yang berada di kawasan pegunungan. Medan yang terjal dan berbatu menjadi tantangan yang harus mereka hadapi setiap hari.

Setiap Hari Memikul Jurigen Menembus Pegunungan

Salah seorang warga, Jumhari, memulai aktivitasnya sejak pagi dengan menuju sumber mata air di tengah pegunungan.
Air yang diperoleh ditampung ke dalam beberapa jurigen untuk memenuhi kebutuhan minum, memasak, mandi hingga kebutuhan ternaknya.
Setelah penuh, jurigen dipikul di atas bahu sambil berjalan kaki sekitar lima kilometer menuju rumahnya.
Rutinitas tersebut harus dijalani setiap hari karena hingga kini wilayah tempat tinggalnya belum menikmati layanan air bersih maupun bantuan yang memadai.
“Ya setiap hari ke sini ambil air buat minum, buat sapi. Air dari pipa hanya sampai bawah jadi tidak bisa naik ke atas, belum ada bantuan. Harapannya ke depan bisa diberikan bantuan sampai ke atas supaya tidak repot ambil air lagi,” ujar Jumhari.

Bantuan Air Bersih Belum Menjangkau Seluruh Wilayah

Air yang berhasil dibawa pulang kemudian ditampung di dalam ember dan digunakan sehemat mungkin untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Meski pemerintah telah mulai menyalurkan bantuan air bersih menggunakan truk tangki, distribusinya masih belum menjangkau seluruh titik terdampak.
Beberapa kawasan di Desa Gunung Putri, terutama permukiman yang berada di dataran tinggi, masih belum menerima bantuan sehingga warga tetap bergantung pada sumber mata air alami.

BPBD Situbondo: 11 Ribu Jiwa Terdampak Krisis Air Bersih

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Timbul Surjanto, mengatakan krisis air bersih akibat musim kemarau saat ini diproyeksikan telah berdampak pada sekitar 11 ribu jiwa.
Sebaran wilayah terdampak meliputi enam kecamatan dengan delapan desa yang mengalami kekurangan air bersih.
“Kami proyeksikan saat ini ada 11 ribu jiwa terdampak, tersebar di enam kecamatan dan delapan desa. Pada Agustus nanti kami akan mengoptimalkan dropping air bersih,” kata Timbul Surjanto.
BPBD Situbondo berencana meningkatkan distribusi air bersih selama puncak musim kemarau. Namun, warga di wilayah pegunungan berharap bantuan dapat menjangkau permukiman mereka agar tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan air bersih. (Fia)

Berita Terkait

Gedung Permanen Rampung, Sekolah Rakyat Tuban Mulai Tahun Ajaran Baru dengan 256 Siswa
Janji Tinggal Janji, Warga Socorejo Blokade Pelabuhan SIG Tuban
Ratusan Warga Tuban Nikmati Layanan Kesehatan Gratis, SBI Jangkau 16 Desa
Bank Jatim Kembali Tegaskan Komitmen Dukung Pembangunan Tuban, Salurkan CSR di Festival Mangrove Jatim X
PT SIG Mangkir dari Audiensi DPRD Tuban, Keluhan Debu Warga Belum Temui Solusi
Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Tuban, Enggan Komentari Pembangunan Yang Belum Rampung
Diduga Cemari Udara, Kepulan Asap Hitam di Kawasan Industri Tuban Dikeluhkan Warga
Bolos Saat Jam Pelajaran, Enam Siswa di Tuban Digiring Kembali ke Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:12 WIB

Gedung Permanen Rampung, Sekolah Rakyat Tuban Mulai Tahun Ajaran Baru dengan 256 Siswa

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:01 WIB

Janji Tinggal Janji, Warga Socorejo Blokade Pelabuhan SIG Tuban

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:36 WIB

Kemarau Panjang, Warga Gunung Putri Situbondo Jalan Kaki 5 Kilometer Cari Air Bersih

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:41 WIB

Bank Jatim Kembali Tegaskan Komitmen Dukung Pembangunan Tuban, Salurkan CSR di Festival Mangrove Jatim X

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

PT SIG Mangkir dari Audiensi DPRD Tuban, Keluhan Debu Warga Belum Temui Solusi

Berita Terbaru