Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Fenomena Berburu Koin Masih Marak, Pemkot Laporkan Aplikasi Jagat ke Kemenkomdigi

- Reporter

Rabu, 15 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fenomena berburu koin jagat di Surabaya,(Ist).

Fenomena berburu koin jagat di Surabaya,(Ist).

SURABAYA, JATIM – Pemkot Surabaya secara resmi telah melaporkan aplikasi Jagat ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) karena aktivitas berburu koin yang dianggap meresahkan masyarakat. Meski demikian, fenomena ini masih banyak dilakukan warga, termasuk di sejumlah ruang publik di Surabaya.

Berburu Koin di Taman Wotagei Surabaya

Pantauan pada Rabu sore (15/1/2025) di Taman Wotagei, Jalan Ngagel, Wonokromo, menunjukkan aktivitas berburu koin masih berlangsung. Anak-anak, remaja, hingga dewasa terlihat antusias menggerakkan ponsel mereka untuk menemukan lokasi koin dari aplikasi Jagat. Beberapa bahkan menyisir pagar pembatas, menyibak rumput, hingga mengecek saluran air.

Setya (27), salah satu pemburu koin, mengaku penasaran dengan janji imbalan uang yang ditawarkan aplikasi tersebut.
“Penasaran katanya bisa dapat uang. Sudah beberapa kali coba, ke Taman Mundu, Taman Prestasi, sekarang di sini, tapi belum nemu,” ujarnya.

Namun, ia menyayangkan langkah Pemkot Surabaya yang melaporkan aplikasi tersebut ke Kemenkomdigi.
“Sayang banget kalau diblokir. Saya belum pernah dapat koin, padahal di TikTok orang-orang bisa tukar sampai ratusan ribu,” ungkapnya.

Berbeda dengan Setya, Sakti (22) menganggap aktivitas ini hanya sebagai hiburan semata. Ia mendukung langkah pemerintah jika aplikasi tersebut memang dinilai merugikan.
“Kalau memang merusak fasilitas umum atau membahayakan, saya dukung pemerintah untuk memblokirnya,” kata Sakti.

Pakar Sistem Informasi Soroti Risiko Keamanan Data

Dosen Sistem Informasi Universitas Dinamika Surabaya, Romeo, mengingatkan potensi risiko keamanan data dari aplikasi Jagat. Menurutnya, aplikasi ini mengunggah data privasi pengguna secara online dan memanfaatkan GPS yang berjalan di latar belakang, sehingga dapat menguras baterai ponsel.
“Selain risiko keamanan privasi, ada juga potensi penipuan dari oknum yang mengatasnamakan ‘Jagat’,” tambahnya.

Romeo berharap pemerintah memastikan aplikasi seperti Jagat telah terdaftar resmi dan memenuhi standar keamanan data, sebagaimana yang diwajibkan untuk aplikasi-aplikasi lainnya.

Baca juga: Surabaya Viral: Tren Berburu Koin Jagat Picu Kerusakan Fasilitas Umum

Meski menuai kontroversi, fenomena berburu koin di Surabaya terus berlanjut. Langkah tegas Pemkot dan kesadaran masyarakat akan risiko keamanan diharapkan dapat memberikan solusi untuk menyelesaikan permasalahan ini.(Said/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

RDP DPRD Situbondo Bongkar Polemik Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005
Warga Geruduk Balai Desa Menyunyur, Protes Jalan Rusak Akibat Truk Urukan KDMP Tuban
Sekolah Akui Lalai, Kasus Perundungan di SMP Tuban Coreng Predikat Kabupaten Layak Anak
Kasus Perundungan Siswa SMP di Tuban, Muncul Korban Baru
Festival Alam Lestari RPS Tuban Jadi Aksi Nyata Jaga Lingkungan
Pencurian Berulang di Ponpes Langitan Terungkap, Pelaku Gasak Beras hingga LPG
Viral Video 18 Detik! Siswa SMP di Tuban Dikeroyok Teman Sendiri
Dituding Curi Patung Dewa, Go Tjong Ping: Itu Ritual, Bukan Pencurian

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:59 WIB

RDP DPRD Situbondo Bongkar Polemik Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005

Senin, 20 April 2026 - 18:50 WIB

Warga Geruduk Balai Desa Menyunyur, Protes Jalan Rusak Akibat Truk Urukan KDMP Tuban

Senin, 20 April 2026 - 11:44 WIB

Sekolah Akui Lalai, Kasus Perundungan di SMP Tuban Coreng Predikat Kabupaten Layak Anak

Senin, 20 April 2026 - 09:21 WIB

Kasus Perundungan Siswa SMP di Tuban, Muncul Korban Baru

Sabtu, 18 April 2026 - 21:16 WIB

Pencurian Berulang di Ponpes Langitan Terungkap, Pelaku Gasak Beras hingga LPG

Berita Terbaru

Siswa SMP di Jenu saat menceritakan aksi perundungan yang dialaminya di lingkungan sekolah, (Assayid/Liputansatu.id).

Peristiwa

Kasus Perundungan Siswa SMP di Tuban, Muncul Korban Baru

Senin, 20 Apr 2026 - 09:21 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id