Bocah Korban Lemparan Spirtus Dirujuk ke RSUD dr. Soebandi Jember untuk Penanganan Lanjutan

- Reporter

Sabtu, 17 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bocah Korban Lemparan Spirtus Dirujuk ke RSUD dr. Soebandi Jember,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Bocah Korban Lemparan Spirtus Dirujuk ke RSUD dr. Soebandi Jember,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Untuk mendapatkan penyembuhan yang lebih optimal, bocah 10 tahun berinisial AQ yang mengalami luka bakar akibat dilempar spirtus oleh temannya, kini dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soebandi, Jember. Rujukan ini dilakukan pada Sabtu (17/5/2025).

Kondisi Mulai Membaik Setelah 6 Hari Perawatan

Selama 6 hari, AQ menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Kini, kondisinya mulai membaik. Luka bakar yang diderita pada wajah dan tubuhnya menunjukkan tanda-tanda penyembuhan, dengan luka yang mulai mengering dan pembengkakan yang berkurang.
Direktur RSUD dr. Abdoer Rahem, dr. Roekmy Prabarini Ario, mengungkapkan bahwa kondisi AQ mulai stabil usai menjalani operasi yang kedua.

“Saat ini kondisi pasien sudah membaik. Beberapa luka di wajah dan badan sudah mulai mengering, dan pembengkakan juga sudah mengecil,” ujarnya.

Dirujuk untuk Penanganan oleh Dokter Spesialis Bedah Plastik

dr. Roekmy menambahkan, pertimbangan merujuk pasien ke RSUD dr. Soebandi Jember adalah demi mendapatkan pelayanan medis yang lebih optimal dari dokter spesialis bedah plastik.

“Karena ini pasien anak dan kondisinya juga sudah mulai membaik, kami memikirkan penanganan jangka panjangnya. Maka, kami merujuk ke RSUD dr. Soebandi agar bisa ditangani oleh dokter bedah plastik di sana,” jelasnya.

Korban Masih Sering Mengeluh Kesakitan

Sementara itu, Firman, salah satu anggota keluarga korban, mengatakan bahwa AQ masih sering mengeluh kesakitan, terutama di bagian perut, dan mengalami kesulitan tidur setelah operasi.

“AQ sempat mengeluh sakit, terutama di bagian perut, sampai menangis. Mungkin karena baru selesai operasi. Dirujuk ke Jember karena katanya untuk penanganan lanjutan. Semoga setelah ini bisa segera pulih,” harap Firman.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee