Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Bocah 10 Tahun di Situbondo Terbaring Lemah, Diduga Busung Lapar

- Reporter

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Revan, Bocah Asal Situbondo Yang Diduga Alami Busung Lapar, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Kondisi Revan, Bocah Asal Situbondo Yang Diduga Alami Busung Lapar, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Bocah 10 tahun bernama Revan Harianto kini terbaring lemah di RSUD Abdoer Rahem, Situbondo, akibat penyakit yang diduga busung lapar. Perutnya membesar, tubuhnya kurus kering, dan kulitnya bersisik, menampilkan kondisi yang memprihatinkan dan memicu keprihatinan masyarakat.
Revan ditemani neneknya, Darmani (77), yang merawat cucunya sejak orang tua Revan bercerai tiga tahun lalu. Saat ini, Revan berada di Pediatric Intensive Care Unit (PICU), ruangan khusus anak yang memerlukan pengawasan intensif. Seluruh tubuhnya dipasangi alat medis, mulai dari infus, kateter, oksigen, hingga monitor jantung. Kulitnya terlihat kecoklatan dan bersisik di hampir seluruh tubuh.

Hidup Bersama Nenek, Bertahun-tahun Tanpa Bantuan

Darmani menceritakan bahwa Revan mulai sakit sejak tinggal bersamanya. “Sejak tinggal sama saya memang sudah sakit tapi tidak separah ini. Dulu sempat dibawa berobat oleh ibunya, biayanya habis Rp10 juta, setelah itu pengobatan dihentikan karena tidak ada uang lagi,” ujarnya, Kamis (14/08/2025).
Ibu Revan kini bekerja di Malaysia dan tidak memberi kabar selama tiga tahun. Sedangkan ayahnya tinggal dekat rumah Darmani, namun tidak pernah menjenguk cucunya. Setiap hari, Revan hanya ditemani neneknya yang harus bekerja sebagai buruh tani. “Setiap hari saya meninggalkannya meski sakit, sore baru sampai rumah,” kata Darmani dengan suara lemah.

Viral di Media Sosial dan Respon Pemdes

Kondisi Revan yang memburuk akhirnya menarik perhatian tetangga, Zainul, yang memutuskan mengunggah foto dan videonya di media sosial. Video ini pun menjadi viral, memicu keprihatinan luas. “Jarak rumah saya sekitar 1 kilometer dari rumah Revan. Waktu itu saya dengar kabar dari mulut ke mulut kalau ada anak sakit, lalu saya ke rumahnya,” ujar Zainul.
Hanya setelah viral, pemerintah Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan, Situbondo, menjemput Revan. Bocah malang itu dibawa ke Puskesmas setempat, lalu dirujuk ke RSUD Abdoer Rahem untuk mendapatkan perawatan intensif.

Darmani menyesalkan respons yang lambat. Ia mengungkapkan, “Pemerintah desa baru bergerak setelah viral. Padahal Revan sudah sakit bertahun-tahun. Saya juga tidak pernah menerima bantuan, termasuk BPJS Kesehatan gratis.”
Viralitas media sosial memang mempercepat respons, tetapi idealnya penanganan kesehatan anak dilakukan tanpa harus menunggu sorotan publik.
Kasus ini juga menegaskan pentingnya data penerima bantuan sosial yang akurat, agar anak-anak yang membutuhkan perawatan dapat segera memperoleh akses layanan kesehatan tanpa hambatan. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Viral Dugaan Penganiayaan Badut Oleh Anggota Propam Tuban, Polisi Sebut Kasus Sudah Dimediasi
19 Dapur MBG Disuspend, Pemkab Situbondo Minta Disikapi Sebagai Evaluasi
Jelang Operasi Patuh Kapuas 2026, Polres Melawi Bidik Balap Liar dan Knalpot Brong
Modus Lowongan Kerja di Pabrik Semen, Warga Tuban Rugi Rp54 Juta
Gerebek Lokasi Es Moni, Satpol PP Tuban Curiga Ada Kebocoran Informasi
Lapangan Kerja Terbatas, 73 Warga Tuban Pilih Merantau ke Hong Kong dan Taiwan
Geger! Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Tas Kondangan di Tuban
DPRD Tuban Minta Evaluasi Debu Klinker SBI yang Dikeluhkan Warga

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:59 WIB

Viral Dugaan Penganiayaan Badut Oleh Anggota Propam Tuban, Polisi Sebut Kasus Sudah Dimediasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:35 WIB

19 Dapur MBG Disuspend, Pemkab Situbondo Minta Disikapi Sebagai Evaluasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:43 WIB

Jelang Operasi Patuh Kapuas 2026, Polres Melawi Bidik Balap Liar dan Knalpot Brong

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:36 WIB

Modus Lowongan Kerja di Pabrik Semen, Warga Tuban Rugi Rp54 Juta

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:46 WIB

Gerebek Lokasi Es Moni, Satpol PP Tuban Curiga Ada Kebocoran Informasi

Berita Terbaru

Tersangka kasus dugaan penipuan dengan modus menjanjikan pekerjaan di PT Swabina Gatra Rembang diamankan di Polsek Jatirogo, Tuban. Polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa training card, sertifikat kompetensi, bukti transfer, serta perlengkapan kerja yang diduga digunakan untuk meyakinkan korban, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Modus Lowongan Kerja di Pabrik Semen, Warga Tuban Rugi Rp54 Juta

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:36 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id