Tuban – Hendak bersilaturahmi dengan keluarga saat Lebaran, seorang bocah laki-laki ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan tenggelam di sungai Desa Talangkembar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban pada Rabu, (02/04/2025).
Berdasarkan informasi yang dihimpun LiputanSatu.id, korban diketahui bernama WGP (14), asal Dusun Bogorejo, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Kejadian tragis ini bermula saat WGP bermain di sekitar sungai bersama tiga temannya, yaitu A, H, dan AK.
Mereka sedang asyik bermain lempar-lemparan menggunakan janggel (tongkol jagung) ke sungai yang tidak jauh dari rumah kakek korban. Namun, saat tengah bermain, WGP diduga terpeleset dan jatuh ke sungai. Arus yang cukup deras diduga membuatnya tenggelam dan hanyut.
“Setelah melihat salah satu temannya tenggelam dan terbawa arus sungai, ketiga temannya segera meminta pertolongan kepada warga setempat. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Montong,” ujar Iptu Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Montong.
Setelah menerima laporan, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban untuk melakukan pencarian. Bersama masyarakat setempat, tim gabungan langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyisiran di sekitar sungai.
“Tim gabungan bersama warga segera menyisir area sekitar lokasi kejadian untuk mencari korban,” tambah Iptu Siswanto.
Baca juga: Lansia Hilang di Bantaran Sungai Kening Tuban, Ditemukan Lemas dan Penuh Lumpur
Baca juga: Remaja Tenggelam di Lamongan Ditemukan Tak Bernyawa di Hari Kedua Pencarian
Setelah beberapa jam pencarian, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 21.30 WIB. Jenazah WGP ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.
“Hasil pemeriksaan kesehatan oleh petugas Puskesmas Montong menunjukkan adanya benjolan di kepala korban. Diduga korban sempat terbentur batu di dasar sungai saat tenggelam,” pungkasnya.
Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan langsung menerima jenazah untuk dimakamkan.(Aj)
Editor : Mukhyidin Khifdhi












