Bongkar Sindikat Curanmor, Polres Situbondo Tangkap 9 Tersangka

- Reporter

Senin, 16 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barang bukti berupa senjata tajam, ketapel serta motor hasil curian berhasil diamankan, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Barang bukti berupa senjata tajam, ketapel serta motor hasil curian berhasil diamankan, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Kepolisian Resor Situbondo berhasil membongkar kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini meresahkan masyarakat. Dalam konferensi pers yang digelar Senin (16/6/2025), Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan mengungkapkan keberhasilan anggotanya mengamankan sembilan tersangka dari dua lokasi berbeda, termasuk pelaku utama dan para penadah motor curian.

Dua Lokasi Penggerebekan, Empat Pelaku Utama Curanmor Diamankan

Pengungkapan ini merupakan hasil operasi terpisah di dua lokasi. Operasi pertama dilakukan pada 20 Mei 2025 di Kecamatan Banyuglugur, yang mengamankan dua pelaku berinisial SG (25) dan ES (40), keduanya berasal dari Probolinggo dan diketahui sebagai residivis curanmor.

“Dua pelaku ini merupakan pemain lama yang sudah pernah terjerat kasus serupa di wilayah Probolinggo,” jelas AKBP Rezi Dharmawan kepada awak media.
Selanjutnya, pada 9 Juni 2025, Polres Situbondo kembali melakukan penggerebekan di kawasan alun-alun kota dan menangkap dua tersangka lainnya, yakni SL (47) asal Probolinggo dan RA (37) asal Situbondo.

Tidak berhenti pada pelaku utama, kepolisian juga mengamankan lima orang penadah yang terlibat dalam transaksi motor hasil curian. Mereka berasal dari dua kabupaten berbeda yakni Probolinggo dan Lumajang. Kelima penadah tersebut berinisial SA, SO, HR, MM, dan SH.

Barang Bukti: Clurit, Katapel, hingga 7 Motor Curian

Dalam operasi ini, polisi berhasil menyita tujuh unit sepeda motor yang diduga hasil curian. Selain itu, ditemukan pula barang bukti berupa senjata tajam dan alat yang digunakan dalam aksi pencurian, seperti clurit, katapel, gagang dan mata kunci T, linggis, serta beberapa unit ponsel.

“Kami juga menyita satu buah clurit dan satu katapel yang biasa dibawa pelaku untuk berjaga-jaga bila aksinya dipergoki warga,” terang AKBP Rezi.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa para pelaku telah beraksi di berbagai titik rawan di Situbondo. Lokasi yang menjadi sasaran antara lain taman bunga timur alun-alun Situbondo, sekitar Pendopo Aryo, depan pendopo bupati, Dusun Pecinan Desa Besuki, hingga Desa Sumberejo Kecamatan Banyuputih.

Meski beraksi di waktu yang berdekatan, dua kelompok pelaku ini tidak memiliki keterkaitan langsung. Mereka beroperasi secara terpisah, namun dengan motif yang sama: desakan ekonomi.

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ada keterkaitan antara pelaku di TKP pertama dan kedua. Tapi rata-rata motif mereka adalah ekonomi,” jelas Kapolres Rezi.

Imbauan: Warga Harus Turut Aktif Menjaga Keamanan Lingkungan

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar lebih proaktif dalam menjaga keamanan, terutama saat memarkir kendaraan. Ia menyarankan penggunaan kunci ganda atau tambahan pengaman untuk meminimalisir risiko pencurian.

“Jumlah personel yang kami miliki tidak sebanding dengan luas wilayah dan jumlah penduduk. Maka dari itu, partisipasi masyarakat sangat penting,” tuturnya.

AKBP Rezi juga menyampaikan bahwa Polres Situbondo akan terus melakukan patroli dan razia rutin di titik-titik rawan, serta membuka ruang bagi warga untuk memberikan informasi mencurigakan di lingkungannya.
kolaborasi antara aparat dan masyarakat, dapat menekan potensi kejahatan.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee