Bupati Situbondo Sidak Lokasi Penimbunan BBM, Puluhan Jirigen dan Dua Unit Motor Diamankan

- Reporter

Kamis, 31 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidak Lokasi Penimbunan BBM di Desa Kalianget, Bupati Situbondo dan rombongan temukan puluhan jirigen dan dua unit motor diduga milik pelaku,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Sidak Lokasi Penimbunan BBM di Desa Kalianget, Bupati Situbondo dan rombongan temukan puluhan jirigen dan dua unit motor diduga milik pelaku,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayahnya, Rabu (30/07/2025). Sidak ini membuahkan temuan mengejutkan, puluhan jirigen dan sepeda motor diduga milik pelangsir (penimbun BBM) ditemukan tersembunyi di balik warung makan yang terletak persis di samping SPBU Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur.

Mas Rio sapaan akrab Bupati bersama rombongan mendapati 26 jirigen serta dua unit sepeda motor yang telah dipersiapkan untuk melangsir dan menimbun BBM jenis pertalite dan pertamax. Temuan itu memicu kekhawatiran, mengingat banyak warga yang harus mengantre panjang di tengah pasokan BBM yang mulai tersendat.

Pelaku Kabur, Motor dan Jirigen Ditinggal

Menurut laporan petugas di lokasi, para pelaku langsung melarikan diri ketika mengetahui kehadiran rombongan bupati dan aparat penegak hukum. Mereka bahkan meninggalkan barang bukti berupa jirigen yang  berisi BBM dan sepeda motor di belakang warung.

“Ini sangat merugikan masyarakat. Saat banyak warga mengantri, mereka justru menimbun untuk kepentingan pribadi. Apalagi dalam situasi seperti ini, isu kelangkaan BBM sangat mudah memicu keresahan,” tegas Mas Rio di hadapan wartawan.

Bupati Desak Evaluasi Terhadap SPBU Kalianget

Dari pengakuan petugas SPBU Kalianget, diketahui bahwa SPBU tersebut bukan dikelola oleh warga lokal, melainkan oleh pemilik dari luar daerah, tepatnya Kota Surabaya. Hal ini menambah keprihatinan bupati dan memperkuat desakannya kepada pihak Pertamina untuk segera melakukan evaluasi terhadap SPBU yang melayani para pelangsir BBM.

“SPBU ini harus dievaluasi. Kalau memang terbukti melanggar, saya harap Pertamina segera turun tangan. Kita tidak ingin persoalan seperti ini dibiarkan berlarut-larut. Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” tandasnya.

Praktik Pengisian Jirigen Jadi Sumber Masalah

Mas Rio menyoroti praktik pengisian BBM ke jirigen dalam jumlah besar yang dinilainya sebagai salah satu pemicu antrean panjang dan ketersediaan BBM yang timpang di masyarakat. Ia memastikan bahwa Pemkab Situbondo akan meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM, bekerja sama dengan aparat kepolisian dan instansi terkait.

“Langkah preventif harus kita kuatkan. Kami akan koordinasi dengan pihak kepolisian dan semua stakeholder untuk memastikan distribusi BBM berjalan adil dan merata,” imbuhnya.

Menanggapi temuan tersebut, Kompol Indah Citra Fitriyani menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti temuan ini dengan melakukan penyelidikan lebih dalam terhadap pelaku yang kabur.

“Kami akan cari tahu siapa saja yang terlibat. Ini jelas melanggar aturan, dan merugikan masyarakat luas,” tegasnya.

Imbauan Tegas kepada SPBU di Situbondo dan Penjual Nakal

Sebagai penutup, Mas Rio mengimbau seluruh pengelola SPBU di Situbondo untuk bersikap jujur dan bertanggung jawab dalam melayani masyarakat. Ia memperingatkan bahwa pemerintah daerah tidak akan segan mengambil langkah tegas terhadap pengelola SPBU yang bermain mata dengan pelaku penimbunan BBM.

“Ini peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba mengambil keuntungan dari kebutuhan dasar rakyat. Kami ingin memastikan tidak ada penyalahgunaan distribusi BBM di Situbondo,” pungkasnya.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban
Festival Bakcang 2026 Pontianak, Ratusan Warga Susuri Sungai Kapuas
Dilantik Jadi Kepala Diskarpus Melawi, Sukamto Siap Tata Arsip dan Hidupkan Literasi
Kronologi Kebakaran Pasar Tuban hingga Munculnya Selebaran Misterius
Cegah Konvoi Saat Pengesahan PSHT, Polres Tuban Amankan 33 Orang dan 37 Kendaraan
Polres Tuban Siagakan Ratusan Personel Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT 2026
Diwarnai Aksi Bakar Ban, Mahasiswa Tuban Desak Program MBG Dihentikan
Jelang Muktamar NU 2026, NBI Usulkan Kolaborasi Ulama Senior dan Intelektual Muda Pimpin PBNU

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:30 WIB

Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:57 WIB

Festival Bakcang 2026 Pontianak, Ratusan Warga Susuri Sungai Kapuas

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:44 WIB

Dilantik Jadi Kepala Diskarpus Melawi, Sukamto Siap Tata Arsip dan Hidupkan Literasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:32 WIB

Kronologi Kebakaran Pasar Tuban hingga Munculnya Selebaran Misterius

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:16 WIB

Polres Tuban Siagakan Ratusan Personel Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT 2026

Berita Terbaru

Polres Tuban melakukan mutasi besar-besaran terhadap puluhan perwira dan bintara. Sejumlah jabatan strategis di Satreskrim, Satlantas hingga Intelkam berganti, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban

Sabtu, 20 Jun 2026 - 01:30 WIB

Peserta Festival Hari Bakcang 2026 menaiki kapal wisata saat menyusuri Sungai Kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat, dalam rangka perayaan budaya Tionghoa yang diselenggarakan oleh MABT Indonesia, (Nurul Hidayatullah/Liputansatu.id).

Sosial Budaya

Festival Bakcang 2026 Pontianak, Ratusan Warga Susuri Sungai Kapuas

Jumat, 19 Jun 2026 - 19:57 WIB