Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Bus Terjun ke Jurang di Jalur Arak-Arak, 7 Penumpang Alami Luka-luka

- Reporter

Minggu, 23 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo – Kecelakaan tunggal menimpa sebuah bus penumpang dengan nomor polisi N 7647 UR di jalur ekstrem Arak-Arak, penghubung Kabupaten Situbondo dan Bondowoso, Minggu (23/11/2025) pagi. Insiden terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, ketika bus melintas di tikungan tajam dengan kondisi jalan menurun dan licin.
Bus yang dikemudikan Muhammad Saifudin (55), warga Koncer, Tenggarang, Bondowoso, melaju dari arah Bondowoso menuju Situbondo. Saat memasuki ruas tanjakan-turunan Arak-Arak, kendaraan tiba-tiba hilang kendali dan terjungkal ke jurang berkedalaman belasan meter.

Tujuh Korban Luka, Termasuk Sopir dan Kenek

Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebutkan bahwa kecelakaan ini mengakibatkan tujuh orang luka-luka, terdiri dari penumpang, sopir, dan kenek.
“Total korban luka-luka akibat kecelakaan tunggal ini ada tujuh orang, termasuk sopir dan kenek,” ujar AKP Nanang.
Korban berhasil dievakuasi oleh tim gabungan Satlantas Polres Situbondo dan Polres Bondowoso. Seluruh korban langsung dibawa ke Puskesmas Wringin, Bondowoso, untuk mendapatkan perawatan medis.

Proses Evakuasi Terkendala Lokasi Jurang Curam

Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena posisi bus berada di dasar jurang yang terjal. Petugas harus menggunakan tali dan peralatan pengaman untuk menurunkan personel ke lokasi.
Sementara itu, arus lalu lintas di jalur Arak-Arak sempat diberlakukan sistem buka-tutup selama proses evakuasi. Petugas juga memasang garis polisi dan mengatur jalur kendaraan agar tidak terjadi antrean panjang.

Penyebab Kecelakaan Masih Diselidiki

Hingga berita ini diterbitkan, polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kecelakaan. Tim penyidik Satlantas sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menilai faktor pemicu, termasuk memeriksa kondisi rem dan jejak pengereman.
“Untuk penyebab kecelakaan kami belum dapat memastikan. Saat ini anggota sedang memeriksa kondisi jalur, bekas pengereman, dan kemungkinan kendala teknis pada kendaraan,” kata AKP Nanang.
Selain itu, polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan penumpang yang selamat untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kronologi kejadian.

Jalur Arak-Arak Dikenal Berbahaya

Jalur Arak-Arak selama ini dikenal sebagai salah satu ruas paling ekstrem di wilayah Situbondo. Karakter jalannya memiliki turunan curam, tikungan tajam, serta minim ruang manuver bagi kendaraan besar. Kondisi ini sering menjadi faktor risiko bagi pengendara, terutama saat melintas dengan kecepatan tinggi atau saat kendaraan mengalami gangguan sistem pengereman.
Pihak kepolisian kembali mengimbau seluruh pengendara yang melintas di jalur tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga kecepatan, dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.

Kondisi Korban dan Penanganan Lanjut

Pihak Puskesmas Wringin menyebut seluruh korban saat ini dalam penanganan medis. Sejumlah korban mengalami luka benturan, sementara sopir dan kenek mendapat perawatan intensif karena dugaan cedera di bagian kepala dan tangan.
Evakuasi kendaraan masih berlangsung dan diperkirakan memerlukan waktu tambahan mengingat posisi bus yang berada jauh di dasar jurang. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Internet Desa Dikeluhkan, DPRD Tuban Pertemukan Pemdes dengan Icon Plus
DPRD Tuban Soroti Permasalahan Bantuan Pangan
Yayasan Nandur Becik Gandeng BNI Edukasi Warga Tulungagung Soal Keamanan Transaksi Digital
270 Gerai KDKMP di Tuban Tanpa PBG
Polresta Tuban Terkesan Tutup Mata Kasus Laka SR
Bapanas Sidak Pasar Tuban : Untung Tipis, Pasokan Pedagang Bergeser ke Lamongan
Kebakaran di Klotok Tuban : Remaja 13 Tahun Alami Luka Bakar 85 Persen
Tragis! Pemuda Meninggal Usai Senggol Rombongan Tongklek di Tuban

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:48 WIB

Internet Desa Dikeluhkan, DPRD Tuban Pertemukan Pemdes dengan Icon Plus

Rabu, 23 September 2026 - 17:14 WIB

DPRD Tuban Soroti Permasalahan Bantuan Pangan

Rabu, 23 September 2026 - 09:55 WIB

Yayasan Nandur Becik Gandeng BNI Edukasi Warga Tulungagung Soal Keamanan Transaksi Digital

Rabu, 23 September 2026 - 09:12 WIB

270 Gerai KDKMP di Tuban Tanpa PBG

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WIB

Bapanas Sidak Pasar Tuban : Untung Tipis, Pasokan Pedagang Bergeser ke Lamongan

Berita Terbaru

Anggota DPRD Tuban Komisi III, Lukmanul Hakim (gambar : Assa Annazili)

Pemerintah

DPRD Tuban Soroti Permasalahan Bantuan Pangan

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:14 WIB

Gedung gerai KDKMP Margomulyo Kecamatan Kerek Tuban (gambar : Assa Annazili)

Pemerintah

270 Gerai KDKMP di Tuban Tanpa PBG

Rabu, 23 Sep 2026 - 09:12 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu