Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Kecelakaan Dini Hari di Klatakan Kendit, 2 Tewas dan Sopir Bus Patah Kaki

- Reporter

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus penumpang mengalami kerusakan parah di bagian depan usai menabrak truk di Jalan Raya Klatakan, Kendit, Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Bus penumpang mengalami kerusakan parah di bagian depan usai menabrak truk di Jalan Raya Klatakan, Kendit, Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, pada Selasa (31/03/2026) sekitar pukul 03.10 WIB. Insiden yang melibatkan sebuah bus penumpang dan truk ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu korban lainnya dalam kondisi kritis.

Kronologi Kecelakaan Dini Hari

Berdasarkan keterangan saksi mata, Ferianto (45), truk dengan nomor polisi L 8854 VK saat itu mengangkut enam orang penumpang, terdiri dari dua anak-anak dan empat orang dewasa.
“Dari kejadian itu, dua orang dewasa, yakni bapak dan anak, meninggal dunia. Sementara satu korban lainnya mengalami luka kritis. Seluruh korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit umum,” ujarnya.
Sementara itu, bus penumpang bernomor polisi S 7436 UN milik PT Graha Tirta Mojokerto diketahui membawa sebanyak 47 penumpang. Seluruh penumpang dilaporkan selamat, namun sopir bus mengalami patah tulang pada bagian kaki.

Dugaan Penyebab Kecelakaan

Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga bermula saat bus melaju dari arah barat dan berusaha menyalip kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan.
“Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, truk yang membawa enam orang tersebut berada di tengah jalan dan diduga hendak menepi untuk parkir di sebuah warung lalapan yang berada di sisi kanan jalan,” jelasnya.
Diduga kuat, tabrakan terjadi akibat manuver bus yang mengambil jalur berlawanan saat kondisi jalan tidak memungkinkan.

Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Meski dugaan awal sudah mengarah pada faktor human error, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Untuk sementara, dugaan awal mengarah pada bus yang berusaha menyalip. Namun, kami masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas Polres Situbondo,” tambah AKP Nanang. (Az)

Berita Terkait

Kebakaran di Klotok Tuban : Remaja 13 Tahun Alami Luka Bakar 85 Persen
Tragis! Pemuda Meninggal Usai Senggol Rombongan Tongklek di Tuban
Karyawan Vendor PT SIG Tuban Curi Torsi Hidrolik Senilai 1,7 M Rupiah
Pulang dari Laut, Nelayan Tuban Meregang Nyawa di Atas Kapal KM JITU
Tongkang Terbalik di Laut TPPI Tuban, Bawa Alat Pancang Proyek Breakwater
Baru Sebulan Beroperasi, Sekolah Rakyat Tuban Memakan Korban
Kecelakaan Maut di PT IMB Diselidiki, Pengawas Temukan Tindakan Berbahaya
Pria di Kebonsari Tuban Ditemukan Meninggal di Sumur, Polisi Temukan Obat Rumput

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:14 WIB

Kebakaran di Klotok Tuban : Remaja 13 Tahun Alami Luka Bakar 85 Persen

Minggu, 20 September 2026 - 10:56 WIB

Tragis! Pemuda Meninggal Usai Senggol Rombongan Tongklek di Tuban

Sabtu, 19 September 2026 - 19:23 WIB

Karyawan Vendor PT SIG Tuban Curi Torsi Hidrolik Senilai 1,7 M Rupiah

Sabtu, 19 September 2026 - 15:02 WIB

Pulang dari Laut, Nelayan Tuban Meregang Nyawa di Atas Kapal KM JITU

Jumat, 18 September 2026 - 17:40 WIB

Tongkang Terbalik di Laut TPPI Tuban, Bawa Alat Pancang Proyek Breakwater

Berita Terbaru

Anggota DPRD Tuban Komisi III, Lukmanul Hakim (gambar : Assa Annazili)

Pemerintah

DPRD Tuban Soroti Permasalahan Bantuan Pangan

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:14 WIB

Gedung gerai KDKMP Margomulyo Kecamatan Kerek Tuban (gambar : Assa Annazili)

Pemerintah

270 Gerai KDKMP di Tuban Tanpa PBG

Rabu, 23 Sep 2026 - 09:12 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu