Situbondo – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, pada Selasa (31/03/2026) sekitar pukul 03.10 WIB. Insiden yang melibatkan sebuah bus penumpang dan truk ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu korban lainnya dalam kondisi kritis.
Kronologi Kecelakaan Dini Hari
Berdasarkan keterangan saksi mata, Ferianto (45), truk dengan nomor polisi L 8854 VK saat itu mengangkut enam orang penumpang, terdiri dari dua anak-anak dan empat orang dewasa.
“Dari kejadian itu, dua orang dewasa, yakni bapak dan anak, meninggal dunia. Sementara satu korban lainnya mengalami luka kritis. Seluruh korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit umum,” ujarnya.
Sementara itu, bus penumpang bernomor polisi S 7436 UN milik PT Graha Tirta Mojokerto diketahui membawa sebanyak 47 penumpang. Seluruh penumpang dilaporkan selamat, namun sopir bus mengalami patah tulang pada bagian kaki.
Dugaan Penyebab Kecelakaan
Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan, menjelaskan bahwa kecelakaan diduga bermula saat bus melaju dari arah barat dan berusaha menyalip kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan.
“Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, truk yang membawa enam orang tersebut berada di tengah jalan dan diduga hendak menepi untuk parkir di sebuah warung lalapan yang berada di sisi kanan jalan,” jelasnya.
Diduga kuat, tabrakan terjadi akibat manuver bus yang mengambil jalur berlawanan saat kondisi jalan tidak memungkinkan.
Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Meski dugaan awal sudah mengarah pada faktor human error, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Untuk sementara, dugaan awal mengarah pada bus yang berusaha menyalip. Namun, kami masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas Polres Situbondo,” tambah AKP Nanang. (Az)












