Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Kecelakaan Maut: Emak-Emak di Situbondo Tewas Terlindas Truk Box di Jalur Pantura

- Reporter

Kamis, 27 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan di Jalur Pantura Situbondo yang melibatkan truk box dan motor,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Kecelakaan di Jalur Pantura Situbondo yang melibatkan truk box dan motor,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Situbondo, tepatnya di Jalan Raya Ahmad Yani, pada Kamis (27/03/2025). Seorang perempuan berinisial FD (45), warga Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, tewas mengenaskan setelah terlindas truk box bernopol B 9693 FXR yang dikemudikan oleh Aprianus Seran (36), warga Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.

Korban yang merupakan penumpang sepeda motor P 5356 EB, dikendarai oleh HI (46). Saat kejadian, mereka melaju dari arah utara menuju selatan. Setibanya di pertigaan dekat eks Rumah Makan Malang atau Jembatan Macan, HI secara tiba-tiba membelokkan motornya ke kiri. Pada saat bersamaan, dari arah barat melaju truk box yang dikemudikan Aprianus Seran.

Menurut saksi mata, jarak antara motor dan truk terlalu dekat sehingga stang motor yang dikendarai HI tersenggol bodi samping kiri truk. Akibatnya, FD kehilangan keseimbangan, terjatuh ke jalan, dan langsung terlindas ban belakang truk box tersebut.

“Korban jatuh ke aspal dan langsung terlindas ban belakang truk. Tubuhnya dalam kondisi mengenaskan. Suaminya yang melihat kejadian itu langsung berteriak histeris dan menghampiri sopir truk,” ujar seorang saksi bernama Yanto.

Suami Korban Mengamuk dan Pukul Sopir Truk

Tak kuat menahan emosi melihat istrinya meninggal dunia secara tragis, suami korban yang berada di lokasi langsung mengamuk. Dengan penuh amarah, ia menghampiri Aprianus Seran, sopir truk box, dan memukul helm yang dikenakan sopir tersebut.

“Kejadian begitu cepat, setelah korban terlindas, suaminya langsung histeris sembari memukul helm sopir truk berkali-kali,” tambah Yanto.

Situasi di lokasi kejadian sempat memanas karena emosi keluarga korban yang tak terima dengan peristiwa itu. Beruntung, aparat kepolisian dari Satlantas Polres Situbondo segera tiba di lokasi dan meredam emosi keluarga korban.

Baca juga: Hindari Mobil Parkir, Wanita di Situbondo Tewas Terlindas Truk Tronton

Baca juga: Kecelakaan Tragis di Jalur Pantura Probolinggo: Dua Korban Jiwa dari Rombongan Ponpes Sukorejo

Penyelidikan Polisi: Pemotor Diduga Lalai

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo, Ipda Rudi Wicahyono, membenarkan adanya kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia di tempat. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sopir truk untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Dugaan sementara, kecelakaan ini terjadi karena pengendara motor kurang memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan saat membelok ke kiri,” jelas Ipda Rudi Wicahyono.

Menurutnya, kondisi jalan di lokasi kejadian memang cukup ramai karena merupakan jalur utama kendaraan besar di Pantura Situbondo. Ia juga mengimbau para pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas di persimpangan atau pertigaan yang rawan kecelakaan.

“Kami mengimbau pengendara untuk selalu memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya, terutama di jalur-jalur padat kendaraan seperti di jalur pantura ini,” tambahnya.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk keperluan visum. Kasus kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu
Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai
May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo
Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati
Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Totem di SPBU Bancar Tuban
DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot
Izin Kepolisian Belum Terbit, Kirab Kimsin Kwan Sing Bio Tuban Terancam Batal
Limbah Cucian Pasir Picu Pendangkalan Sungai di Jenu, Petani dan Nelayan Tuban Mengeluh

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:11 WIB

Izin Kirab Belum Turun, Aktivitas di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Ramai

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:16 WIB

May Day di Situbondo 2026 Tanpa Demo, Buruh Pilih Dialog Terbuka di Pendopo

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:18 WIB

Ribuan Buruh Gelar Aksi May Day di Tuban, Enam Tuntutan Disampaikan ke Bupati

Kamis, 30 April 2026 - 20:43 WIB

DLHP Tuban Perketat Pengawasan Tambang Kuarsa di Jenu, 25 Titik Disorot

Berita Terbaru

Aktivitas cucian pasir kuarsa di Kecamatan Jenu Tuban yang dinilai mencemari sungi yang ada  di lingkungan sekitar, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pemerintah

DPRD Tuban Desak Penindakan Tegas Limbah Pasir Kuarsa di Jenu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:33 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id