Diguyur Hujan Lebat, Jembatan Darurat Penghubung Situbondo-Bondowoso Ambles

- Reporter

Sabtu, 30 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat petugas dari Polres Situbondo saat mengamankan situasi lalu lintas di jembatan darurat penghubung Kabupaten Situbondo dan Bondowoso di Desa Kotakan, (Ist).

Terlihat petugas dari Polres Situbondo saat mengamankan situasi lalu lintas di jembatan darurat penghubung Kabupaten Situbondo dan Bondowoso di Desa Kotakan, (Ist).

SITUBONDO, JATIM – Jembatan darurat yang menghubungkan Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Bondowoso di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, ambles dan terputus setelah berjam-jam diguyur hujan lebat.

Amblesnya jembatan ini menyebabkan gangguan lalu lintas di kedua arah, memaksa pengendara untuk mencari rute alternatif guna melanjutkan perjalanan mereka.

“Jembatan tidak bisa dilewati. Saya harus berputar arah lewat Cermee, Bondowoso,” ujar Ade Zian Sarofi, salah seorang pengendara yang hendak menuju Situbondo, Sabtu (30/11/2024).

Pengendara Dialihkan ke Rute Alternatif

Ade menyampaikan bahwa banyak pengendara dari arah Bondowoso ke Situbondo maupun sebaliknya terpaksa berbalik arah dan menggunakan jalur alternatif.

“Tadi banyak kendaraan yang berbalik arah karena jembatan sudah tidak dapat dilalui,” tambahnya.

Lalu Lintas Dialihkan ke Cermee

Perangkat Desa Kotakan, Anas Wijaya, menjelaskan bahwa jembatan tersebut ambles setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Untuk sementara waktu, lalu lintas dialihkan melalui pertigaan Cermee di Bondowoso.

“Jembatan sudah tidak bisa dilewati, sehingga pengendara dialihkan melalui jalur Cermee,” kata Anas.

Warga Jaga Keamanan Jembatan

Warga setempat tampak berjaga di sekitar jembatan yang ambles untuk mengarahkan kendaraan ke rute alternatif dan memastikan tidak ada pengendara yang mencoba melintasi jembatan yang sudah tidak aman.

Hingga kini, pemerintah belum memberikan keterangan resmi mengenai rencana perbaikan jembatan darurat tersebut. Warga berharap perbaikan segera dilakukan, mengingat jembatan ini merupakan jalur penting yang menghubungkan aktivitas masyarakat di dua kabupaten.

Heri, salah satu warga Desa Kotakan, mengungkapkan bahwa kendaraan roda empat dari arah Situbondo menuju Bondowoso kini dapat menggunakan beberapa jalur alternatif akibat amblesnya jembatan darurat.

“Pengendara roda empat bisa melewati Jalan Kapongan, Jalan Panji, dan Jalan Capore. Nantinya, jalur tersebut akan tembus ke Jalan Cerme di Bondowoso,” jelas Heri.

Pengamanan Lalu Lintas oleh Satlantas

Heri juga menyebutkan bahwa sejumlah personel Satlantas Polres Situbondo sudah dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi jembatan darurat yang ambles.

“Saya melihat beberapa polisi sudah berada di lokasi, mereka bertugas mengamankan proses perbaikan jembatan darurat dan mengatur pengalihan arus kendaraan,” tambahnya.

Jembatan Darurat Bersifat Sementara

Heri menambahkan bahwa jembatan darurat ini memang dibangun untuk keperluan sementara karena jembatan utama yang menghubungkan Situbondo dan Bondowoso masih dalam tahap pembangunan.

Masyarakat setempat berharap proses perbaikan dapat segera diselesaikan agar akses utama antara kedua kabupaten kembali normal dan aktivitas warga tidak terganggu lebih lama.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Petugas Gabungan Gerebek Eks Lokalisasi Cangkring Tuban
Merokok Saat Berkendara, Bisakah Anggota Polri Dijerat UU Lalu Lintas?
Lautan Manusia di Alun-alun Situbondo, Haul Masyayikh Dihadiri Lebih dari 150 Ribu Jemaah
Viral Dugaan Barcode Solar Subsidi Dipakai Kendaraan Lain di SPBU Margosuko Tuban
Misteri Uang Rp600 Juta Tambang Ilegal Tuban Kian Rumit, Muncul Dugaan Keterkaitan ASN Kejari
Petani di Tuban Ditemukan Meninggal di Area Ladang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polresta Tuban Bongkar 4 Kasus Narkoba, 6 Tersangka dan Puluhan Butir Ekstasi Diamankan
Ayah Tiri di Tuban Diduga Lecehkan Anak hingga Hamil

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:38 WIB

Petugas Gabungan Gerebek Eks Lokalisasi Cangkring Tuban

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:47 WIB

Merokok Saat Berkendara, Bisakah Anggota Polri Dijerat UU Lalu Lintas?

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:04 WIB

Lautan Manusia di Alun-alun Situbondo, Haul Masyayikh Dihadiri Lebih dari 150 Ribu Jemaah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:11 WIB

Viral Dugaan Barcode Solar Subsidi Dipakai Kendaraan Lain di SPBU Margosuko Tuban

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:04 WIB

Petani di Tuban Ditemukan Meninggal di Area Ladang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru

Petugas gabungan dari Satpol PP, Polri, TNI, Subdenpom, dan DLHP Kabupaten Tuban melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pengunjung saat operasi penertiban di kawasan eks lokalisasi Cangkring, Kecamatan Rengel, Sabtu (18/07/2026) malam, (Assayid Annazili/Liputansatu.id ).

Hukum Kriminal

Petugas Gabungan Gerebek Eks Lokalisasi Cangkring Tuban

Minggu, 19 Jul 2026 - 19:38 WIB

Anggota Polri berseragam dinas mengendarai sepeda motor di Jalan Basuki Rahmat, Tuban, dalam peristiwa yang memunculkan pembahasan mengenai aturan merokok saat berkendara dan disiplin anggota kepolisian, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Merokok Saat Berkendara, Bisakah Anggota Polri Dijerat UU Lalu Lintas?

Minggu, 19 Jul 2026 - 14:47 WIB