Jembatan Pagerluyung Mojokerto Ditutup Sementara Akibat Tiang Rusak

- Reporter

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Pagerluyung yang melintasi Sungai Brantas di Kecamatan Gedeg, Mojokerto, untuk sementara ditutup,(Ist).

Jembatan Pagerluyung yang melintasi Sungai Brantas di Kecamatan Gedeg, Mojokerto, untuk sementara ditutup,(Ist).

MOJOKERTO, JATIM – Jembatan Pagerluyung yang melintasi Sungai Brantas di Kecamatan Gedeg, Mojokerto, untuk sementara ditutup. Penutupan ini dilakukan setelah ditemukan dua tiang penyangga jembatan yang miring dan patah.

Jembatan peninggalan Belanda ini selama ini menjadi akses penting bagi warga Kecamatan Gedeg menuju Kota Mojokerto. Selain itu, masyarakat dari Kecamatan Kesamben, Jombang, serta sejumlah desa di Kecamatan Sooko juga memanfaatkan jembatan ini untuk menuju wilayah utara Sungai Brantas.

Jembatan Pagerluyung: Aset PG Gempolkrep yang Dibuka untuk Umum
Manajer Umum Pabrik Gula (PG) Gempolkrep, Choiron, menjelaskan bahwa Jembatan Pagerluyung merupakan aset milik PG Gempolkrep yang diizinkan untuk digunakan oleh masyarakat umum. Penutupan sementara mulai dilakukan pagi tadi (9/12/2024) setelah pihaknya menemukan kerusakan serius pada tiang penyangga akibat tumpukan sampah.

“Kami mengambil inisiatif untuk membersihkan sampah di sekitar jembatan. Namun, saat itu terlihat ada dua tiang yang miring dan patah. Oleh karena itu, jembatan ini kami tutup untuk keamanan,” ungkap Choiron kepada wartawan.

Pengamanan dan Alternatif Rute

Sebagai langkah pengamanan, sepeda motor dipalangkan di kedua akses masuk jembatan, dan petugas keamanan dari PG Gempolkrep berjaga di lokasi untuk melarang pengguna jalan melintas, baik sepeda motor maupun mobil.

Pengguna jalan dari utara Sungai Brantas disarankan menggunakan Jembatan Gajah Mada atau Jembatan Lespadangan sebagai alternatif menuju Kota Mojokerto, begitu pula sebaliknya untuk pengendara dari wilayah Sooko dan sekitarnya.

Baca jug: Jembatan Peninggalan Belanda di Nganjuk Ambruk, Akses Warga Terganggu

Penyebab Kerusakan Jembatan Pagerluyung dan Langkah Selanjutnya

Kerusakan tiang penyangga Jembatan Pagerluyung diduga kuat disebabkan oleh tumpukan sampah kiriman dari arah barat, seperti Jombang, yang terbawa arus Sungai Brantas. Sampah-sampah tersebut menekan tiang penyangga hingga akhirnya merusak struktur jembatan.

Baca juga: Jembatan Penghubung Antardesa di Mojosari Ambruk, Akses Warga Mojokerto Terputus Total

Kapolsek Gedeg, Iptu Sukaren, membenarkan penyebab kerusakan ini. “Sampah kiriman dari arah Jombang dan sekitarnya yang terdorong arus deras Sungai Brantas menyebabkan dua tiang jembatan di sisi utara rusak,” jelasnya.

Choiron menambahkan, pihaknya tengah melakukan pembersihan sampah serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi jembatan. “Kami juga akan menunggu survei dari tim teknis internal PG Gempolkrep. Jika kondisi jembatan dinyatakan aman, barulah akses ini bisa dibuka kembali,” tegasnya.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban
Bentor Masih Nekat Beroperasi, Satlantas Tuban: Berikutnya Langsung Disita!
Video Dugaan Perundungan Remaja Putri di Tuban Viral, Korban Lapor Polisi
Polresta Pontianak Amankan Aksi BPM Kalbar, Tuntut PLN Hentikan Pemadaman Berulang
Aksi Blokade Pantura: Vendor PT SBI Akhirnya Setujui Kenaikan Upah Buruh Rp100 Ribu
Ironi Ketahanan Pangan, Warga Tuban Protes Kandang Ayam BUMDes Diduga Picu Serbuan Lalat
Harapan Itu Akhirnya Pupus, Puluhan Guru P3K Tuban Resmi Terima SK Pemutusan Kontrak
Viral Petani di Tuban “Terbang” Naik Drone, Teknologi Pertanian Curi Perhatian

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:04 WIB

Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:28 WIB

Bentor Masih Nekat Beroperasi, Satlantas Tuban: Berikutnya Langsung Disita!

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:03 WIB

Video Dugaan Perundungan Remaja Putri di Tuban Viral, Korban Lapor Polisi

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:31 WIB

Polresta Pontianak Amankan Aksi BPM Kalbar, Tuntut PLN Hentikan Pemadaman Berulang

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:04 WIB

Aksi Blokade Pantura: Vendor PT SBI Akhirnya Setujui Kenaikan Upah Buruh Rp100 Ribu

Berita Terbaru