Dapur Rumah Warga Merakurak Terbakar, Diduga Akibat Konsleting Listrik

- Reporter

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Damkar Tuban menyisir bagian dapur yang ludes terbakar untuk memastikan api benar-benar padam, Rabu (10/9/2025), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tim Damkar Tuban menyisir bagian dapur yang ludes terbakar untuk memastikan api benar-benar padam, Rabu (10/9/2025), (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Api Berawal dari Lemari Pendingin

Tuban – Peristiwa kebakaran menimpa dapur rumah milik Mutadi, warga Dusun Tlogoagung RT 03 RW 01, Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Rabu (10/09/2025) pagi. Api diduga kuat berasal dari konsleting listrik pada lemari pendingin yang berada di dapur rumah tersebut.
Kejadian ini pertama kali diketahui sekitar pukul 08.45 WIB. Asap pekat terlihat membubung dari bagian belakang rumah korban. Darmadi, perangkat desa setempat yang melintas, segera melaporkan ke Satpol PP dan Damkar Tuban. Laporan cepat tersebut langsung ditindaklanjuti dengan menerjunkan dua armada pemadam kebakaran: satu unit mobil damkar dari Pos Mako Tuban dan satu unit fire truck bantuan dari PT Semen Indonesia (SIG).

Personel Gabungan Bergerak Cepat

Plt. Kepala Satpol PP dan Damkar Tuban, Siswanto, mengatakan bahwa petugas tiba di lokasi pukul 08.50 WIB. Tanpa menunggu lama, tim langsung melakukan pemadaman dengan menyemprotkan air ke titik api utama.
“Petugas tiba di lokasi pukul 08.50 WIB dan langsung melakukan pemadaman,” ujarnya.
Sebanyak 14 personel gabungan diturunkan, terdiri dari Damkar Tuban dan tim SIG. Mereka mendapat bantuan dari tiga anggota Polsek Merakurak, perangkat desa, dan warga sekitar yang ikut membantu mengeluarkan perabotan dari dalam rumah agar tidak ikut terbakar. Api pokok berhasil dikuasai pada pukul 09.05 WIB, namun proses pembasahan terus dilakukan hingga pukul 09.55 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.

Dapur Ludes, Rumah Utama Selamat

Api melahap dapur berukuran 4 x 6 meter, menyebabkan seluruh peralatan dapur, plafon, hingga lemari pendingin hangus. Beruntung, bagian rumah lainnya berhasil diselamatkan. Luas bangunan terdampak diperkirakan sekitar 10 x 7 meter, namun ruang tamu dan kamar utama tetap utuh.
Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp10 juta, terutama dari peralatan rumah tangga dan material bangunan di dapur. Sementara itu, rumah utama beserta perabotan yang ditaksir senilai Rp250 juta berhasil diselamatkan.
“Dugaan awal api berasal dari konsleting listrik pada lemari pendingin,” pungkas Siswanto.

Warga Panik, Petugas Minta Waspada Instalasi Listrik

Kebakaran ini sempat membuat panik warga sekitar. Beberapa di antara mereka membantu proses pemadaman dengan peralatan seadanya sebelum armada damkar tiba. Warga juga ramai-ramai mengamankan barang-barang berharga milik korban.
Satpol PP dan Damkar Tuban mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik. Menurut Siswanto, konsleting listrik menjadi penyebab paling sering dari peristiwa kebakaran rumah tangga di Tuban.
“Warga perlu rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan elektronik. Jangan menumpuk stop kontak atau membiarkan kabel dalam kondisi rusak. Ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang,” tegasnya.

Tetangga Apresiasi Respons Cepat Damkar

Salah satu tetangga korban, Sunarto, mengaku lega dengan respons cepat petugas damkar. Menurutnya, bila tim pemadam terlambat datang, kemungkinan besar api akan merembet ke rumah utama atau bahkan ke rumah tetangga lain.
“Untungnya mobil pemadam datang cepat. Kalau terlambat sedikit saja, bisa habis rumahnya, soalnya api sudah besar,” kata Sunarto. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee