Situbondo – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Situbondo mulai mendistribusikan koper haji kepada para calon jemaah haji 2025 yang telah melakukan pelunasan biaya haji. Proses distribusi dilakukan secara bertahap sesuai dengan jumlah koper yang telah diterima dari pusat.
Kasi Haji dan Umrah Kemenag Situbondo, Rif’an Junaidi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima sebanyak 557 koper—baik koper besar maupun koper kecil. Namun, belum seluruh koper calon haji tersedia karena masih menunggu data final jumlah jemaah setelah pelunasan tahap akhir pada 17 April 2025.
“Sejak beberapa hari terakhir, setelah menerima kiriman koper jemaah calon haji 2025, kami langsung mendistribusikannya kepada yang telah melunasi biaya haji pada tahap pertama. Kekurangan koper akan menyusul setelah data final calon haji masuk,” ujar Rif’an pada Rabu (16/04/2025).
Kuota Haji Situbondo 2025
Hingga 11 April 2025, tercatat sebanyak 839 dari total 913 orang calon haji reguler di Situbondo telah melunasi biaya haji. Kuota resmi haji reguler Situbondo tahun ini adalah 913 orang, ditambah kuota cadangan sebanyak 270 orang, sehingga total kuota mencapai 1.183 orang.
Namun demikian, Rif’an menegaskan bahwa kuota haji cadangan belum pasti bisa berangkat tahun ini. Calon haji dari kuota cadangan hanya akan berangkat apabila ada jemaah reguler yang batal karena tidak melunasi atau berhalangan.
“Contohnya jika ada jemaah yang tidak melunasi atau batal berangkat karena alasan kesehatan atau lainnya, maka jemaah dari kuota cadangan bisa menggantikan,” tambah Rif’an.
Baca juga: Kemenag Tuban Matangkan Pramanifes Jemaah Haji 2025, Tekankan Kesepahaman dan Keadilan
Baca juga: SIG Pabrik Tuban Gelar Bimbingan Praktik Manasik Haji untuk 1.250 Calon Jamaah Haji
Belum Ada Informasi Kloter
Terkait pembagian kelompok terbang (kloter) untuk calon haji asal Situbondo, hingga kini pihak Kemenag belum menerima informasi resmi dari pemerintah pusat.
Distribusi koper ini menjadi bagian penting dalam persiapan keberangkatan haji. Koper yang diberikan berfungsi sebagai identitas resmi jemaah haji Indonesia dan menjadi standar dalam perjalanan ibadah ke tanah suci.(Fia)
Editor : Mukhyidin Khifdhi












