Dua Warung di Situbondo Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Pembakaran Semak

- Reporter

Minggu, 12 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dari Damkar Situbondo berusaha memadamkan api, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Petugas dari Damkar Situbondo berusaha memadamkan api, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Dua warung di Jalan Tembus Baru, Dusun Parean Selatan, Desa Sumberkolak, Kecamatan Situbondo, ludes dilalap api pada Sabtu (11/10/2025) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Saat kejadian, kedua warung dalam keadaan kosong karena sudah tutup.
Bangunan yang terbakar masing-masing milik Farida, pemilik warung kopi, dan Juwita, pemilik warung bakso. Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Situbondo dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Api Menyebar dengan Cepat

Upaya petugas di lapangan tidak mudah. Sebagian besar material bangunan yang terbuat dari kayu serta tiupan angin kencang membuat api cepat menyebar dan sulit dikendalikan. Petugas baru berhasil menjinakkan api setelah tiga jam proses pemadaman dan pembasahan lahan.
Akibatnya, kedua warung tersebut hangus terbakar hingga rata dengan tanah.

Pernah Terjadi Kebakaran Kecil Sebelumnya

Salah satu korban, Juwita, mengaku mengetahui warungnya terbakar dari kabar yang disampaikan kerabatnya.
“Saya tahu dari keluarga, katanya warung sudah terbakar. Pas saya datang, apinya sudah besar dan petugas juga kesulitan memadamkannya,” ujar Juwita.
Ia juga menuturkan bahwa kebakaran kecil sempat terjadi seminggu sebelumnya di area belakang warung, namun saat itu api berhasil dipadamkan warga.
“Bahkan lima hari sebelum kejadian besar ini, petugas pemadam juga sempat memadamkan api di lahan tandus di belakang warung yang sama,” tambahnya.

Dugaan Sementara: Api Berasal dari Pembakaran Semak

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara, api berasal dari pembakaran semak belukar di area belakang warung yang kemudian menjalar karena hembusan angin kencang.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Resmi Jadi Polresta, Bupati Tuban Harap Pelayanan Kepolisian Makin Profesional
KPU Situbondo Perbarui Data Pemilih, Kini Capai 538.057 Orang
Bantah Ada Penggeledahan, Polemik Dugaan Uang Pelicin di Kejari Tuban Belum Reda
37 Tahun Terbengkalai, Pasar Terbesar di Situbondo Akhirnya Direvitalisasi
Dua Sekolah Roboh Beruntun, Bupati Tuban Sebut Kondisi Alam Jadi Penyebab
Acara Sound Horeg di Tuban Digelar Tanpa Izin, Polisi Pilih Fokus Amankan Massa
Patok Batas Hilang, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Kian Rumit
Batu Bara Tuban Jadi Sorotan, Bupati Bilang Masih Muda, Aktivitas Tambang Justru Sudah Terlihat

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:15 WIB

Resmi Jadi Polresta, Bupati Tuban Harap Pelayanan Kepolisian Makin Profesional

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:58 WIB

KPU Situbondo Perbarui Data Pemilih, Kini Capai 538.057 Orang

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:31 WIB

Bantah Ada Penggeledahan, Polemik Dugaan Uang Pelicin di Kejari Tuban Belum Reda

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:13 WIB

37 Tahun Terbengkalai, Pasar Terbesar di Situbondo Akhirnya Direvitalisasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:11 WIB

Dua Sekolah Roboh Beruntun, Bupati Tuban Sebut Kondisi Alam Jadi Penyebab

Berita Terbaru