Dugaan Kekerasan Santri SMP di Ponpes Ternama Tuban Viral, Polisi Turun Lakukan Pengecekan

- Reporter

Sabtu, 1 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi dugaan kekerasan terhadap santri di lingkungan sekolah berbasis pondok pesantren, (Ilustrasi/Liputansatu.id).

Tuban – Dugaan tindak kekerasan terhadap seorang santri tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di salah satu lembaga pendidikan Islam berbasis asrama di Kabupaten Tuban menjadi perhatian publik. Informasi mengenai dugaan peristiwa tersebut ramai beredar di media sosial dan grup aplikasi WhatsApp hingga Sabtu (01/08/2026).
Dalam narasi yang beredar, seorang ustaz berinisial R disebut diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap seorang santri di lingkungan sekolah yang berada di bawah naungan salah satu pondok pesantren di Kabupaten Tuban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ustaz yang disebut dalam narasi tersebut dikabarkan sudah tidak lagi mengajar di lembaga pendidikan tersebut. Ia disebut telah diberhentikan dari sekolah yang menerapkan sistem pendidikan berbasis pesantren dan asrama.

Dugaan Terjadi di Lantai Empat Gedung Sekolah

Selain dugaan kekerasan, beredar pula informasi bahwa pemberhentian ustaz tersebut dikaitkan dengan dugaan pelanggaran aturan internal. Salah satunya, yang bersangkutan disebut diduga merokok di kawasan asrama yang menerapkan aturan bebas rokok.
Narasi yang beredar juga menyebut dugaan tindakan kekerasan terhadap santri terjadi di lantai empat gedung sekolah. Bahkan, penghuni salah satu kamar disebut diduga kerap menerima hukuman serupa.
“Penghuni kamar sering dihukum seperti itu,” demikian bunyi salah satu narasi yang beredar di media sosial.
Informasi lain yang turut beredar menyebut ustaz tersebut diduga melarang santri menunjukkan sikap ramah maupun hormat kepada guru lain. Santri yang melanggar disebut akan mendapat hukuman.
Meski demikian, hingga kini belum diketahui secara pasti kapan peristiwa tersebut terjadi maupun bagaimana kronologi lengkapnya. Seluruh informasi yang beredar masih memerlukan verifikasi dari pihak-pihak terkait.

Polisi Masih Melakukan Pengecekan

Kasat Reskrim Polresta Tuban, AKP Bobby Wirawan Wicaksono, membenarkan pihaknya telah menerima informasi mengenai dugaan kasus tersebut.
“Kami masih cek,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak lembaga pendidikan maupun pengelola pondok pesantren terkait informasi yang beredar. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memastikan fakta, kronologi, serta pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan peristiwa tersebut.
Redaksi Liputansatu.id menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Identitas korban tidak dipublikasikan karena diduga masih berstatus anak. Sementara itu, identitas lembaga pendidikan juga belum disebutkan mengingat informasi yang beredar masih dalam tahap pengecekan oleh aparat penegak hukum dan proses konfirmasi kepada pihak terkait masih berlangsung. (Az)

Berita Terkait

Kepala Desa Socorejo Ultimatum Anggota DPRD Tuban Fahmi Fikroni 2×24 Jam, Siap Tempuh Jalur Hukum
Usai Ditinjau Gubernur, Proyek Sekolah Rakyat Tuban Justru Disorot Soal APD dan Upah Pekerja
Diduga Janjian Tawuran Lewat Medsos, Dua Kelompok Gangster Bentrok di Tuban
SMKN Jatirogo Undang Walimurid, Gelar Sosialisasi PIP Tepat Sasaran
Gedung Permanen Rampung, Sekolah Rakyat Tuban Mulai Tahun Ajaran Baru dengan 256 Siswa
Janji Tinggal Janji, Warga Socorejo Blokade Pelabuhan SIG Tuban
Kemarau Panjang, Warga Gunung Putri Situbondo Jalan Kaki 5 Kilometer Cari Air Bersih
Ratusan Warga Tuban Nikmati Layanan Kesehatan Gratis, SBI Jangkau 16 Desa

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:34 WIB

Dugaan Kekerasan Santri SMP di Ponpes Ternama Tuban Viral, Polisi Turun Lakukan Pengecekan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:02 WIB

Kepala Desa Socorejo Ultimatum Anggota DPRD Tuban Fahmi Fikroni 2×24 Jam, Siap Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Usai Ditinjau Gubernur, Proyek Sekolah Rakyat Tuban Justru Disorot Soal APD dan Upah Pekerja

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Diduga Janjian Tawuran Lewat Medsos, Dua Kelompok Gangster Bentrok di Tuban

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:12 WIB

Gedung Permanen Rampung, Sekolah Rakyat Tuban Mulai Tahun Ajaran Baru dengan 256 Siswa

Berita Terbaru

Exit mobile version