TUBAN – Meski Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban terdampak efisiensi anggaran mencapai lebih dari Rp50 miliar, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky menargetkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) rampung pada tahun 2025. Hal ini disampaikan usai rapat paripurna bersama DPRD Tuban pada Rabu (5/3/2025).
Program nasional MBG, yang bertujuan mendukung pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045, menjadi fokus percepatan Pemkab Tuban. Meskipun dalam uji coba yang dilakukan pemerintah pusat di beberapa daerah, Tuban belum masuk dalam rekomendasi percontohan program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Sesuai arahan Bapak Presiden, kita akan tuntaskan tahun ini. Semoga sebelum akhir tahun kita sudah bisa melaksanakannya. Meski kemarin kita belum masif karena Tuban belum ditunjuk sebagai percontohan seperti daerah lain,” ujar Bupati Tuban.
Sebagai langkah konkret dan sesuai arahan Presiden, Bupati Tuban, yang akrab disapa Mas Lindra, menambahkan bahwa Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tuban tengah melakukan persiapan. Di antara langkah-langkah yang telah diambil adalah pembangunan dapur umum oleh TNI dan Polri serta uji coba program di beberapa sekolah. Selain itu, Kejaksaan Tuban juga akan dilibatkan dalam menelaah regulasi yang masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.
“Kami beserta jajaran Forkopimda sudah melakukan persiapan. Salah satunya, TNI dan Polri sudah membangun dapur umum dan melakukan uji coba di beberapa sekolah agar bisa terintegrasi. Sambil menunggu regulasi dari pusat, kami akan berkolaborasi dengan Kejaksaan untuk menelaah aturan yang ada,” tambahnya.
Alumnus Program Studi Ekonomi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu menegaskan bahwa program MBG memiliki efek ganda (multiplier effect) yang luas. Selain menyediakan asupan makanan sehat bagi masyarakat, program ini juga berpotensi menggerakkan roda perekonomian, termasuk membuka lapangan pekerjaan baru.
Di samping itu, Bupati Lindra mengajak media dan masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi serta memberikan masukan guna memastikan kelancaran program ini.
“Insya Allah, manfaat program ini sangat luas. Tidak hanya memberikan asupan gizi, tetapi juga mendorong perekonomian dengan menyerap tenaga kerja. Saya juga mengimbau kepada rekan media dan masyarakat agar turut mengawasi serta memberikan saran demi keberhasilan program ini,” pungkasnya. (Aji).
Editor : Muhyiddin Kifdhi












