Akibat Gelombang Pasang dan Angin Kencang, Empat Rumah Warga di Situbondo Rusak Berat

- Reporter

Sabtu, 19 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat rumah mengalami kerusakan di bagian atap dan struktur bangunan akibat hantaman air laut yang naik hingga ke pemukiman warga,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Empat rumah mengalami kerusakan di bagian atap dan struktur bangunan akibat hantaman air laut yang naik hingga ke pemukiman warga,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo, Jawa Timur – Empat rumah warga di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat gelombang pasang yang disertai angin kencang pada Jumat siang (18/04/2025). Peristiwa alam ini terjadi di dua dusun yang berada di wilayah pesisir, yakni Dusun Pesisir dan Dusun Laok Bindung.

Menurut informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, gelombang pasang mulai menerjang kawasan tersebut sejak pukul 12.00 WIB. Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, menyampaikan bahwa intensitas gelombang yang tinggi serta hembusan angin kencang menyebabkan kerusakan parah pada empat unit rumah milik warga.

“Akibat gelombang pasang dan angin kencang, tiga rumah rusak berat di Dusun Pesisir, dan satu rumah lainnya di Dusun Laok Bindung. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp29 juta,” ujar Puriyono pada Sabtu (19/4/2025).

Identitas Warga yang Rumahnya Rusak

Empat rumah warga yang terdampak tersebut antara lain milik:

  • Sanu (64), warga Dusun Pesisir, RT 002 RW 005
  • Suni (85), warga Dusun Pesisir, RT 002 RW 005
  • Baena (44), warga Dusun Pesisir, RT 002 RW 005
  • Anisa Oktaviana Putri, warga Dusun Laok Bindung, RT 002 RW 004

Keempat rumah tersebut mengalami kerusakan di bagian atap dan struktur bangunan akibat hantaman air laut yang naik hingga ke pemukiman warga. Warga yang terdampak kini sementara mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga terdekat.

Respons dan Penanganan Sementara

BPBD Kabupaten Situbondo telah melakukan asesmen awal dan mencatat tingkat kerusakan serta kebutuhan mendesak warga terdampak. Tim juga telah memberikan bantuan logistik darurat untuk mendukung kebutuhan harian warga yang mengungsi.

“Untuk saat ini, warga yang rumahnya rusak belum bisa kembali. Kami terus melakukan monitoring terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut untuk mengantisipasi potensi kejadian serupa,” tambah Puriyono.

Imbauan BPBD dan Upaya Mitigasi

BPBD Situbondo mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam, terutama selama periode cuaca ekstrem. Peningkatan gelombang laut dan angin kencang menjadi ancaman nyata yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terlebih bagi warga yang bermukim di wilayah pesisir utara Kabupaten Situbondo.

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee