Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Rapat Koordinasi Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi 2024 di Surabaya

- Reporter

Rabu, 18 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakor siaga darurat benncana hidrometeorologi Jawa Timur 2024,(Ist).

Rakor siaga darurat benncana hidrometeorologi Jawa Timur 2024,(Ist).

SURABAYA, JATIM – Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi 2024 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Selasa (17/12). Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Pratikno; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto; Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati; serta Kepala Perangkat Daerah dan Kalaksa BPBD Kabupaten/Kota.

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem: BMKG Imbau Masyarakat Jawa Timur Antisipasi Dampak Banjir

Rakor ini juga mencakup penyerahan bantuan dana siap pakai dari BNPB kepada Pemprov Jatim, Pangdam V/Brawijaya, dan Polda Jawa Timur, yang diserahkan langsung oleh Kepala BNPB didampingi oleh Pj Gubernur Jatim dan Menko PMK. Selain itu, dukungan operasional dalam penanganan siaga darurat bencana hidrometeorologi juga diberikan kepada Bupati/Walikota se-Jawa Timur.

Adhy Karyono menekankan bahwa rakor ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi, terutama menjelang musim hujan dan libur Natal serta Tahun Baru (Nataru) 2025. Pemprov Jatim telah mempersiapkan berbagai langkah antisipasi bencana, termasuk rakor bencana hidrometeorologi, surat himbauan Gubernur ke kabupaten/kota, serta penetapan status siaga darurat bencana meteorologi dengan SK Gubernur.

Siaga Darurat: Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana di Jawa Timur

Selain rakor, Pemprov Jatim juga telah menyiapkan posko siaga bencana, apel siaga, pengecekan peralatan, dan sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS). “Kami juga telah melaksanakan apel siaga dan gelar peralatan di setiap Kabupaten/Kota di Jawa Timur, yang dipimpin oleh kepala daerah masing-masing,” kata Adhy.

Baca juga: Waspada Banjir: Bengawan Solo di Bojonegoro Berstatus Siaga Kuning dengan Tren Kenaikan Debit Air

Adhy menambahkan bahwa potensi bencana hidrometeorologi di Jatim pada triwulan Desember hingga Februari termasuk banjir, longsor, abrasi, rob, dan gelombang tinggi. Oleh karena itu, kesiapsiagaan baik sarana, prasarana, peralatan, personel, dan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) telah disiapkan.

Bencana Hidrometeorologi di Jatim 2024

Sejak 1 Januari hingga 16 Desember 2024, Jawa Timur tercatat mengalami 370 bencana. Dari jumlah tersebut, 62 kejadian bencana hidrometeorologi terjadi antara 1 November hingga 17 Desember, dengan dampak pada 26 Kabupaten/Kota, 88 kecamatan, dan 197 desa. Bencana tersebut menyebabkan 3 korban meninggal dan merusak infrastruktur.

Prakiraan Cuaca dan Upaya Mitigasi

BMKG memperingatkan bahwa musim hujan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG, menjelaskan bahwa suhu permukaan laut yang meningkat memicu pembentukan awan hujan yang lebih intens, berpotensi menyebabkan hujan lebat dan angin kencang. Untuk itu, pihaknya memberikan prakiraan cuaca yang lebih rinci untuk mempersiapkan mitigasi bencana.

Kunjuni: Info BMKG

Bantuan dan Operasi Modifikasi Cuaca

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengungkapkan bahwa 11 Kabupaten/Kota di Jatim sudah berstatus tanggap darurat, sementara 27 lainnya telah menetapkan status siaga darurat. Bantuan berupa perahu, sembako, makanan siap saji, dan pompa telah disalurkan ke daerah yang terdampak. Di samping itu, operasi modifikasi cuaca (OMC) juga dilakukan untuk mengurangi dampak cuaca ekstrem, dengan rencana pelaksanaan di dua titik di Jatim.

Dengan kesiapan ini, pemerintah pusat dan daerah berharap dapat mengurangi dampak bencana dan melindungi masyarakat Jawa Timur dari ancaman hidrometeorologi yang semakin intens.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Internet Desa Dikeluhkan, DPRD Tuban Pertemukan Pemdes dengan Icon Plus
DPRD Tuban Soroti Permasalahan Bantuan Pangan
Yayasan Nandur Becik Gandeng BNI Edukasi Warga Tulungagung Soal Keamanan Transaksi Digital
270 Gerai KDKMP di Tuban Tanpa PBG
Polresta Tuban Terkesan Tutup Mata Kasus Laka SR
Bapanas Sidak Pasar Tuban : Untung Tipis, Pasokan Pedagang Bergeser ke Lamongan
Kebakaran di Klotok Tuban : Remaja 13 Tahun Alami Luka Bakar 85 Persen
Tragis! Pemuda Meninggal Usai Senggol Rombongan Tongklek di Tuban

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:48 WIB

Internet Desa Dikeluhkan, DPRD Tuban Pertemukan Pemdes dengan Icon Plus

Rabu, 23 September 2026 - 17:14 WIB

DPRD Tuban Soroti Permasalahan Bantuan Pangan

Rabu, 23 September 2026 - 09:55 WIB

Yayasan Nandur Becik Gandeng BNI Edukasi Warga Tulungagung Soal Keamanan Transaksi Digital

Rabu, 23 September 2026 - 09:12 WIB

270 Gerai KDKMP di Tuban Tanpa PBG

Selasa, 22 September 2026 - 21:37 WIB

Polresta Tuban Terkesan Tutup Mata Kasus Laka SR

Berita Terbaru

Anggota DPRD Tuban Komisi III, Lukmanul Hakim (gambar : Assa Annazili)

Pemerintah

DPRD Tuban Soroti Permasalahan Bantuan Pangan

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:14 WIB

Gedung gerai KDKMP Margomulyo Kecamatan Kerek Tuban (gambar : Assa Annazili)

Pemerintah

270 Gerai KDKMP di Tuban Tanpa PBG

Rabu, 23 Sep 2026 - 09:12 WIB

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tuban. Insiden yang menimpa seorang siswa di lingkungan asrama memicu polemik setelah muncul perbedaan keterangan dari sejumlah pihak, disertai sorotan terhadap lambannya respons aparat kepolisian, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Daerah

Polresta Tuban Terkesan Tutup Mata Kasus Laka SR

Selasa, 22 Sep 2026 - 21:37 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu