Waspada Banjir: Bengawan Solo di Bojonegoro Berstatus Siaga Kuning dengan Tren Kenaikan Debit Air

- Reporter

Selasa, 17 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Status Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro Meningkat Menjadi Siaga Kuning,(Ist).

Status Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro Meningkat Menjadi Siaga Kuning,(Ist).

BOJONEGORO, JATIM – Debit air Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro pagi ini tercatat berada pada level siaga kuning, dengan tren kenaikan yang perlu diwaspadai masyarakat setempat. Potensi banjir di kawasan bantaran sungai ini semakin meningkat, khususnya saat musim hujan dengan curah tinggi.

“Iya benar, saat ini sudah memasuki siaga kuning atau siaga 2. Kondisi ini mulai terjadi sejak tadi malam dan hingga pagi ini masih bertahan dengan tren naik,” ungkap Kalaksa BPBD Bojonegoro, Laela Noer Ainy, kepada detikJatim, Selasa (17/12/2024).

Baca juga: Banjir Rendam 10 Rumah Warga Desa Sukorejo, Bojonegoro: Polisi Dan BPBD Turun Tangan

Potensi Siaga Merah dan Ancaman Banjir

Menurut Laela, jika intensitas hujan tinggi terus terjadi baik di wilayah hulu maupun hilir Bengawan Solo, level siaga merah bisa tercapai. Debit air juga akan meningkat jika anak-anak sungai yang terhubung meluap dan menambah volume aliran utama.

“Level siaga merah berpotensi terjadi hari ini jika curah hujan di wilayah hulu atau hilir sangat tinggi. Namun, jika cuaca cerah, kemungkinan besar tidak akan sampai ke level merah,” jelasnya.

Imbauan untuk Warga Bantaran Sungai

BPBD Bojonegoro terus mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya selama bulan Desember hingga Februari. Dalam periode ini, cuaca ekstrem diprediksi akan sering terjadi, sehingga risiko banjir bisa datang kapan saja.

“Masyarakat yang berada di bantaran ring satu Bengawan Solo harus lebih waspada. Tinggi muka air bisa berubah secara mendadak, terutama saat hujan deras mengguyur,” tambah Laela.

Update Tinggi Muka Air

Hingga pukul 06.00 WIB, tinggi muka air Bengawan Solo tercatat mencapai 13,79 meter, mendekati batas level siaga merah.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Plh Kajari Tuban Akui Ada Indikasi Dugaan Suap Kasus Tambang Ilegal, Empat Pejabat Ditarik Kejati
Lupa Padamkan Tungku, Rumah Warga Bancar Tuban Ludes Terbakar
Gelombang Pasang Terjang Situbondo, 7 Rumah Warga Rusak Parah hingga Roboh Dihantam Abrasi
Kapolda Resmikan Polresta Tuban, Tapi Mengapa Wartawan Tak Bisa Meliput?
Era Baru Penegakan Hukum di Tuban Dimulai, Kapolda Resmikan Polresta Tuban
Waskita Karya Bungkam, DPRD Tuban Ungkap Proyek Sekolah Rakyat Belum Siap Ditempati
Diduga Tarik Biaya Seragam Rp1,45 Juta, Pemprov Jatim Ancam Sanksi Tegas Sekolah di Tuban
Service AC Berujung Petaka, Teknisi Alami Patah Tulang dan Gangguan Pendengaran

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:39 WIB

Plh Kajari Tuban Akui Ada Indikasi Dugaan Suap Kasus Tambang Ilegal, Empat Pejabat Ditarik Kejati

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:27 WIB

Lupa Padamkan Tungku, Rumah Warga Bancar Tuban Ludes Terbakar

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:04 WIB

Gelombang Pasang Terjang Situbondo, 7 Rumah Warga Rusak Parah hingga Roboh Dihantam Abrasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:55 WIB

Kapolda Resmikan Polresta Tuban, Tapi Mengapa Wartawan Tak Bisa Meliput?

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:00 WIB

Era Baru Penegakan Hukum di Tuban Dimulai, Kapolda Resmikan Polresta Tuban

Berita Terbaru

Petugas Pos Damkar Bancar berupaya memadamkan kebakaran yang menghanguskan dapur, kandang ternak, dan bagian belakang rumah milik warga di Dusun Joho, Desa Kayen, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Rabu (15/7/2026). Diduga kebakaran dipicu bara api dari tungku kayu bakar yang belum padam, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Lupa Padamkan Tungku, Rumah Warga Bancar Tuban Ludes Terbakar

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:27 WIB