Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Tragis! Pemuda Meninggal Usai Senggol Rombongan Tongklek di Tuban

- Reporter

Minggu, 20 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi sedang lakukan olah TKP saat kejadian lakalantas di Merakurak (gambar : Aji Swasto)

Polisi sedang lakukan olah TKP saat kejadian lakalantas di Merakurak (gambar : Aji Swasto)

Tuban — Kecelakaan lalu lintas berujung maut terjadi di Jalan Teuku Umar, tepatnya di depan Depot Mas Budi, Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jumat (18/09/2026) sekitar pukul 23.10 WIB.

Seorang pelajar berusia 17 tahun berinisial DBN warga Kecamatan Tuban, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor Honda Vario yang dikendarainya terlibat kecelakaan beruntun. Dalam peristiwa tersebut, sepeda motor korban terlebih dahulu menabrak seorang pejalan kaki yang berada di badan jalan, sebelum kemudian masuk ke lajur berlawanan dan bertabrakan dengan sebuah Toyota Avanza.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tuban, Ipda Rizky Dwi Prasetyo, menjelaskan kecelakaan bermula ketika DBN mengendarai Honda Vario bernomor polisi S-8229-IM dari arah utara menuju selatan.

Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai korban mengalami kecelakaan dengan seorang pejalan kaki bernama MI,(11), yang berada di badan jalan yang saat itu diduga merupakan salah seorang bagian dari rombongan grup tongklek.

Benturan tersebut membuat sepeda motor korban terpelanting ke sisi kanan hingga masuk ke lajur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari arah selatan menuju utara melaju mobil penumpang Toyota Avanza bernomor polisi L-1170-ACY yang dikemudikan Arif Dwi Kurniawan,(32).

Tabrakan pun tak dapat dihindarkan. Sepeda motor korban kembali mengalami benturan dengan mobil tersebut.

Akibat rangkaian kecelakaan itu, DBN meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara MI mengalami luka-luka. Keduanya kemudian dievakuasi ke RSUD dr. R. Koesma Tuban untuk mendapatkan penanganan.

“Korban masuk ke kolong mobil dan meninggal dunia di TKP,” ujar Rizky.

Dari penanganan awal di lokasi, polisi mengidentifikasi kecelakaan tersebut sebagai rangkaian tabrakan antara kendaraan dengan pejalan kaki dan kendaraan lain. Dua kendaraan yang terlibat juga mengalami kerusakan material dengan nilai kerugian ditaksir sekitar Rp15 juta.

Petugas Satlantas Polresta Tuban langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, mencari serta mengamankan barang bukti termasuk juga rekaman CCTV, dan memeriksa keterangan yang diperlukan untuk kepentingan penyelidikan.

Berdasarkan pemeriksaan awal, faktor manusia menjadi salah satu hal yang diduga berpengaruh dalam kecelakaan tersebut. Polisi menduga pengendara Honda Vario kurang berhati-hati dan kurang penuh berkonsentrasi terhadap kondisi di depannya.

“Dugaan sementara pengendara sepeda motor kurang hati-hati dan kurang penuh konsentrasi terhadap yang ada di depannya,” kata Rizky.

Namun, dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan akhir penyebab kecelakaan. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian peristiwa untuk memastikan bagaimana kecelakaan tersebut terjadi.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kendaraan yang terlibat, STNK, dan SIM, untuk mendukung proses penyelidikan.

Sementara itu, terkait keberadaan rombongan kesenian tongklek di sekitar lokasi sebagaimana disebut dalam informasi awal, penyidik masih perlu memastikan posisi masing-masing pihak dan rangkaian pergerakan sebelum kecelakaan terjadi.

Hal tersebut penting untuk memastikan secara utuh bagaimana kontak awal antara sepeda motor dengan pejalan kaki hingga kendaraan korban kemudian masuk ke lajur berlawanan dan bertabrakan dengan Toyota Avanza.

Hingga kini, Satlantas Polresta Tuban masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan kronologi serta faktor yang memengaruhi kecelakaan maut tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya pengguna kendaraan bermotor, agar selalu menjaga konsentrasi, meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi jalan dan pengguna jalan lainnya, serta mematuhi ketentuan lalu lintas untuk menghindari kecelakaan.

“Tetap tingkatkan kewaspadaan khususnya bagi kendaraan bermotor dijalan. Dan selalu patuhi aturan berlalu lintas,” pungkasnya. (Aj/Kiev)

Editor : Mukhyidin Khifdi

Berita Terkait

Internet Desa Dikeluhkan, DPRD Tuban Pertemukan Pemdes dengan Icon Plus
DPRD Tuban Soroti Permasalahan Bantuan Pangan
Yayasan Nandur Becik Gandeng BNI Edukasi Warga Tulungagung Soal Keamanan Transaksi Digital
270 Gerai KDKMP di Tuban Tanpa PBG
Polresta Tuban Terkesan Tutup Mata Kasus Laka SR
Bapanas Sidak Pasar Tuban : Untung Tipis, Pasokan Pedagang Bergeser ke Lamongan
Kebakaran di Klotok Tuban : Remaja 13 Tahun Alami Luka Bakar 85 Persen
Karyawan Vendor PT SIG Tuban Curi Torsi Hidrolik Senilai 1,7 M Rupiah

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:48 WIB

Internet Desa Dikeluhkan, DPRD Tuban Pertemukan Pemdes dengan Icon Plus

Rabu, 23 September 2026 - 17:14 WIB

DPRD Tuban Soroti Permasalahan Bantuan Pangan

Rabu, 23 September 2026 - 09:55 WIB

Yayasan Nandur Becik Gandeng BNI Edukasi Warga Tulungagung Soal Keamanan Transaksi Digital

Rabu, 23 September 2026 - 09:12 WIB

270 Gerai KDKMP di Tuban Tanpa PBG

Selasa, 22 September 2026 - 21:37 WIB

Polresta Tuban Terkesan Tutup Mata Kasus Laka SR

Berita Terbaru

Anggota DPRD Tuban Komisi III, Lukmanul Hakim (gambar : Assa Annazili)

Pemerintah

DPRD Tuban Soroti Permasalahan Bantuan Pangan

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:14 WIB

Gedung gerai KDKMP Margomulyo Kecamatan Kerek Tuban (gambar : Assa Annazili)

Pemerintah

270 Gerai KDKMP di Tuban Tanpa PBG

Rabu, 23 Sep 2026 - 09:12 WIB

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tuban. Insiden yang menimpa seorang siswa di lingkungan asrama memicu polemik setelah muncul perbedaan keterangan dari sejumlah pihak, disertai sorotan terhadap lambannya respons aparat kepolisian, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Daerah

Polresta Tuban Terkesan Tutup Mata Kasus Laka SR

Selasa, 22 Sep 2026 - 21:37 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu