Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Tabrak Truk Misterius di Jalan Tuban-Widang, Pemotor Asal Lamongan Tewas Terlindas

- Reporter

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Dusun Kuwu Desa/Kecamatan Widang Tuban (gambar : ist.)

Polisi Melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Dusun Kuwu Desa/Kecamatan Widang Tuban (gambar : ist.)

Tuban – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Pantura Kabupaten Tuban. Seorang pengendara sepeda motor asal Kabupaten Lamongan meninggal dunia setelah kendaraan yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan truk yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di Jalan Tuban-Widang, tepatnya di Dusun Kuwu, Desa Widang, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Rabu (26/08/2026) sekitar pukul 03.30 WIB. Korban diketahui bernama Lasito (57), seorang petani asal Dusun Jedung, Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tuban, IPDA Rizky Dwi Prasetya, menjelaskan kecelakaan bermula ketika Lasito mengendarai sepeda motor Yamaha WR155R bernomor polisi S-2037-JCR dari arah selatan menuju utara. Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor korban diduga menabrak bagian belakang sebuah truk yang identitasnya belum diketahui. Benturan tersebut membuat korban terjatuh ke sisi kanan jalan.

Nahas, pada saat bersamaan melaju kendaraan truk dari arah berlawanan, yakni dari utara menuju selatan. Tubuh korban kemudian terlindas kendaraan tersebut.

“Akibatnya LASITO meninggal dunia di TKP dan dibawa ke RSUD Dr. Koesma Tuban. Sedangkan kendaraan yang tidak diketahui identitasnya meninggalkan TKP,” terang IPDA Rizky.

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Dr. Koesma Tuban untuk penanganan lebih lanjut. Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp1 juta.

Dari hasil pemeriksaan awal petugas, faktor manusia diduga menjadi salah satu penyebab kecelakaan. Pengendara sepeda motor diduga kurang berhati-hati serta tidak sepenuhnya berkonsentrasi memperhatikan kondisi lalu lintas di arah depan.

Selain faktor pengemudi, kondisi penerangan jalan di lokasi juga menjadi perhatian. IPDA Rizky menyampaikan bahwa ruas jalan tersebut memiliki penerangan yang kurang sehingga turut menjadi salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap kecelakaan. Padahal, kecelakaan terjadi pada dini hari ketika kondisi lingkungan masih minim aktivitas lalu lintas.

Berdasarkan keterangan kepolisian, lokasi kecelakaan merupakan ruas jalan lurus dengan permukaan beraspal. Kondisi arus lalu lintas saat kejadian relatif sepi, di sisi kanan dan kiri jalan terdapat area persawahan serta permukiman warga.

Meski demikian, minimnya penerangan pada ruas jalan tersebut membuat jarak pandang pengendara menjadi terbatas. Terlebih pada dini hari menjadi salah satu aspek yang turut diperhatikan dalam penyelidikan.

Pasca kejadian, kendaraan truk yang terlibat kecelakaan diketahui meninggalkan lokasi. Identitas kendaraan maupun pengemudinya hingga kini masih dalam pencarian petugas.

Satlantas Polresta Tuban telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan, mulai dari mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, hingga mencari keterangan para saksi. Barang bukti yang diamankan berupa sepeda motor Yamaha WR155R, STNK, dan SIM milik korban.

“Melakukan penyidikan lebih lanjut,” ujar IPDA Rizky terkait langkah kepolisian dalam menangani perkara tersebut.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kendaraan serta pengemudi truk yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut. Kasus ini menjadi perhatian karena selain menyebabkan korban meninggal dunia, kendaraan yang diduga terlibat justru meninggalkan lokasi kejadian. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh. (Az/Kiev)

Editor : Mukhyidin Khifdi

Berita Terkait

Geliat Warga Karang Tuban Menyulap Teras Rumah Menjadi Pasar Kuliner Malam
Akibat Putung Rokok, Gubuk dan Tumpukan Kulit Jagung Terbakar di Tuban
Limbah Septic Tank Lapas Pasuruan Bocor, DLH Dilibatkan dan Instalasi Langsung Diperbaiki
Pelajar Rejotangan Diajak Jadi Garda Depan Perangi Narkoba
Sambung Roso : Ruang Komunikasi Polresta Tuban Untuk Keamanan Berkendara dengan Ojol
Warga Geruduk Kejari Tuban, Desak Keterbukaan Pemeriksaan Kasus Suap Perkara CK
R-BES Siapkan Program Pengantaran Pasien Tak Mampu
Terobos Lampu Merah, Mobil Innova Sebabkan Satu Korban Tewas di Tuban

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:26 WIB

Geliat Warga Karang Tuban Menyulap Teras Rumah Menjadi Pasar Kuliner Malam

Sabtu, 12 September 2026 - 22:17 WIB

Akibat Putung Rokok, Gubuk dan Tumpukan Kulit Jagung Terbakar di Tuban

Jumat, 11 September 2026 - 20:53 WIB

Limbah Septic Tank Lapas Pasuruan Bocor, DLH Dilibatkan dan Instalasi Langsung Diperbaiki

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Pelajar Rejotangan Diajak Jadi Garda Depan Perangi Narkoba

Jumat, 11 September 2026 - 19:19 WIB

Sambung Roso : Ruang Komunikasi Polresta Tuban Untuk Keamanan Berkendara dengan Ojol

Berita Terbaru

Para pemateri gerakan perangi narkoba bersama para siswa di Tulungagung (gambar : Hendra)

Pendidikan

Pelajar Rejotangan Diajak Jadi Garda Depan Perangi Narkoba

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:32 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu