Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Pemuda Asal Merakurak Tewas dalam Kecelakaan Misterius di Jalur Pantura Tuban

- Reporter

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKP kecelakaan maut di Jalan Nasional Soekarno-Hatta, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Senin (6/7/2026) dini hari. Seorang pemuda asal Merakurak meninggal dunia, sementara kendaraan lain yang diduga terlibat masih dalam penyelidikan polisi, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

TKP kecelakaan maut di Jalan Nasional Soekarno-Hatta, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Senin (6/7/2026) dini hari. Seorang pemuda asal Merakurak meninggal dunia, sementara kendaraan lain yang diduga terlibat masih dalam penyelidikan polisi, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Kecelakaan lalu lintas dengan dugaan tabrak lari terjadi di Jalan Nasional Soekarno-Hatta, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Senin (6/7/2026) dini hari. Seorang pemuda berusia 23 tahun meninggal dunia di lokasi setelah sepeda motor yang dikendarainya diduga bersenggolan dengan kendaraan lain yang hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.
Korban diketahui bernama Dian Yoga Pratama (23), warga Dusun Kuthi, Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Saat kejadian sekitar pukul 03.20 WIB, korban mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S-4742-GH dari arah utara menuju selatan.

Diduga Gagal Mendahului Kendaraan di Depan

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga berusaha mendahului kendaraan yang melaju searah di depannya. Namun, saat melakukan manuver tersebut, ruang gerak diduga tidak mencukupi hingga terjadi benturan samping dengan kendaraan yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Akibat benturan itu, korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr. Koesma Tuban untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi Masih Selidiki Kendaraan yang Terlibat

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tuban, Ipda Risky Dwi Prasetyo, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Menurutnya, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menunjukkan kendaraan yang diduga terlibat masih belum diketahui identitasnya.
“Korban diduga mengalami kecelakaan saat berusaha mendahului kendaraan yang berjalan searah di depannya. Saat ini kendaraan yang terlibat masih dalam proses penyelidikan,” ujar Ipda Risky.
Ia menjelaskan, dugaan sementara penyebab kecelakaan mengarah pada faktor manusia. Pengendara sepeda motor diduga kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya saat melakukan manuver mendahului.

Polisi Telusuri CCTV dan Saksi

Hingga kini, Satlantas Polresta Tuban masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi, mengamankan barang bukti berupa sepeda motor korban, serta menelusuri identitas kendaraan yang diduga terlibat.
Polisi juga tidak menutup kemungkinan memanfaatkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang Jalur Pantura Tuban maupun keterangan saksi tambahan untuk mengungkap kronologi kejadian secara utuh.

Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi lalu lintas aman, memiliki ruang yang cukup, serta tetap berkonsentrasi penuh sebelum melakukan manuver mendahului guna menghindari kecelakaan yang berakibat fatal. (Aj)

Berita Terkait

Hama Tikus Kembali Mengganas, DPRD Tuban Soroti Penanganan yang Tak Terkoordinasi
8 Bulan Insentif Guru PAUD Tuban Tak Cair, Pemkab Akui Ada Keterlambatan
Masuk Grand Design Kawasan, Revitalisasi Goa Akbar Belum Bisa Dimulai
Hama Tikus Kembali Menyerang Jagung Petani Kerek, 500 Petani Terancam Gagal Panen
HUT ke – 81 Republik Indonesia : 251 Napi Lapas Tuban Dapat Remisi
Truk Tambang Bikin Jalan Kepohagung Hancur, Bupati Tuban: Itu Tanggung Jawab Desa
Bupati Tuban Lempar Tanggung Jawab Jalan Dilewati Truk Tambang ke Desa
Ada Keringanan Pajak hingga 31 Agustus 2026, Pemkab Tulungagung Minta Warga Jangan Menunda

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Hama Tikus Kembali Mengganas, DPRD Tuban Soroti Penanganan yang Tak Terkoordinasi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:47 WIB

8 Bulan Insentif Guru PAUD Tuban Tak Cair, Pemkab Akui Ada Keterlambatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Masuk Grand Design Kawasan, Revitalisasi Goa Akbar Belum Bisa Dimulai

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Hama Tikus Kembali Menyerang Jagung Petani Kerek, 500 Petani Terancam Gagal Panen

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:01 WIB

HUT ke – 81 Republik Indonesia : 251 Napi Lapas Tuban Dapat Remisi

Berita Terbaru

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu