Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Kecelakaan Maut di Tuban Tewaskan 1 Orang: Adu Banteng di Jalan Tuban-Palang

- Reporter

Jumat, 25 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua motor yang diamankan kepolisian setelah terlibat kecelakaan Maut di jalan Tuban-palang,(Aji Swasto/Liputansatu.id).

Dua motor yang diamankan kepolisian setelah terlibat kecelakaan Maut di jalan Tuban-palang,(Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur padat kendaraan antara Tuban dan Palang. Insiden adu banteng antara dua sepeda motor ini terjadi pada Jumat pagi, 25 April 2025, sekitar pukul 07.30 WIB di Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Peristiwa memilukan ini menyebabkan satu korban jiwa dan satu orang lainnya mengalami luka ringan.

Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden tragis yang terjadi di ruas jalan penghubung utama tersebut, yang dikenal ramai oleh kendaraan pribadi, truk, serta sepeda motor milik warga lokal yang beraktivitas setiap pagi.

Identitas Korban: Nelayan Tuban Tewas Saat Hendak Mendahului

Korban meninggal dunia diketahui bernama Ngatmolan (47 tahun), warga Dusun Palang Selatan, Desa Palang, Kecamatan Palang. Ia merupakan seorang nelayan yang saat kejadian sedang mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi S 2770 IV.

Sementara itu, korban luka ringan bernama Nur Qur’ani Mulia (22 tahun), seorang perempuan muda asal Desa Sedayu Lawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Ia diketahui mengendarai sepeda motor jenis Honda Scoopy nopol S 3554 JBC.

Kronologi Lengkap Kecelakaan di Jalan Tuban-Palang

Berdasarkan keterangan resmi dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyo, kecelakaan bermula ketika Ngatmolan sedang melaju dari arah barat ke timur. Saat itu, ia mencoba mendahului kendaraan lain di depannya. Namun, dari arah berlawanan datang Nur Qur’ani yang sedang mengendarai sepeda motor secara normal.

Karena jarak yang terlalu dekat dan diduga kurang memperhatikan kondisi lalu lintas sekitar, kedua kendaraan akhirnya bertabrakan secara frontal atau biasa disebut adu banteng.

“Dugaan sementara, korban kurang memperhatikan arus lalu lintas saat hendak mendahului. Jarak pandang juga kemungkinan terbatas,” jelas Iptu Eko.

Kondisi Korban: 1 Meninggal Dunia dalam Perjalanan ke Rumah Sakit

Pasca tabrakan, Ngatmolan mengalami luka serius di bagian kepala dan tubuhnya. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit oleh warga sekitar dengan bantuan tim medis, namun sayangnya nyawa korban tidak berhasil diselamatkan saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sementara itu, Nur Qur’ani Mulia mengalami luka ringan, termasuk beberapa memar dan lecet, dan saat ini masih menjalani perawatan medis lebih lanjut di fasilitas kesehatan setempat.

Barang Bukti dan Langkah Kepolisian

Dalam upaya pengusutan kecelakaan ini, pihak kepolisian telah mengamankan dua unit sepeda motor, masing-masing milik korban, lengkap dengan STNK dan BPKB sebagai barang bukti. Proses penyelidikan lebih lanjut tengah berlangsung untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan.

Kerugian materi dari insiden ini diperkirakan mencapai Rp2 juta, terutama akibat kerusakan berat pada kendaraan yang terlibat.

Faktor Penyebab Kecelakaan dan Imbauan Kepolisian

Kecelakaan ini diduga kuat disebabkan oleh kelalaian saat mendahului tanpa memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan. Jalan Tuban-Palang sendiri memang dikenal sebagai jalur rawan kecelakaan, terutama di pagi hari saat aktivitas warga sedang padat.

Polisi mengimbau kepada seluruh pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat hendak menyalip kendaraan lain. Perlu memastikan bahwa jarak pandang aman, tidak ada kendaraan dari arah berlawanan, dan mendahului hanya di garis putus-putus yang diizinkan secara aturan lalu lintas.(Aj)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Tahap Pemeriksaan Saksi Kasus Dugaan Pencurian Patung Dewa Klenteng Kwan Sing Bio
Tragis! Pekerja PT Semen Indonesia Tewas Tertabrak Pickup
Rp50 Juta untuk Jadi Sopir Tangki di Tuban? DPRD Minta Pertamina Jelaskan
RDP DPRD Situbondo Bongkar Polemik Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005
Warga Geruduk Balai Desa Menyunyur, Protes Jalan Rusak Akibat Truk Urukan KDMP Tuban
Sekolah Akui Lalai, Kasus Perundungan di SMP Tuban Coreng Predikat Kabupaten Layak Anak
Kasus Perundungan Siswa SMP di Tuban, Muncul Korban Baru
Festival Alam Lestari RPS Tuban Jadi Aksi Nyata Jaga Lingkungan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:40 WIB

Tahap Pemeriksaan Saksi Kasus Dugaan Pencurian Patung Dewa Klenteng Kwan Sing Bio

Selasa, 21 April 2026 - 19:34 WIB

Tragis! Pekerja PT Semen Indonesia Tewas Tertabrak Pickup

Selasa, 21 April 2026 - 19:08 WIB

Rp50 Juta untuk Jadi Sopir Tangki di Tuban? DPRD Minta Pertamina Jelaskan

Senin, 20 April 2026 - 19:59 WIB

RDP DPRD Situbondo Bongkar Polemik Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005

Senin, 20 April 2026 - 11:44 WIB

Sekolah Akui Lalai, Kasus Perundungan di SMP Tuban Coreng Predikat Kabupaten Layak Anak

Berita Terbaru

Lokasi kecelakaan di Jalan Merakurak Kerek Tuban tepatnya di Desa Sumberarum menewaskan pekerja PT Semen Indonesia Group,  (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Tragis! Pekerja PT Semen Indonesia Tewas Tertabrak Pickup

Selasa, 21 Apr 2026 - 19:34 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id