Gempar! Pria Paruh Baya di Situbondo Ditemukan Membusuk di Rumahnya

- Reporter

Sabtu, 25 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi penemuan jenazah warga Dawuhan dalam kondisi membusuk didalam rumah(Foto: Fia Rahma/Liputansatu.id)

Lokasi penemuan jenazah warga Dawuhan dalam kondisi membusuk didalam rumah(Foto: Fia Rahma/Liputansatu.id)

Penemuan Mayat membusuk yang gegerkan Warga Dawuhan

SITUBONDO – Warga Dawuhan, Kecamatan Situbondo, digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria paruh baya dalam kondisi membusuk di rumahnya pada Jumat malam (24/1/2025). Korban diketahui berinisial M (65), seorang pria yang dikenal jarang bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.

Korban M selama ini tinggal bersama istrinya yang hanya pulang seminggu sekali karena bekerja dengan anak angkat mereka. Sosok M sendiri dikenal warga sebagai pribadi tertutup dan lebih banyak menghabiskan waktu sendiri.

Penemuan jenazah bermula dari bau busuk yang mencurigakan sejak Rabu (22/1/2025). Menurut Nur Halimah, salah satu warga setempat, bau tersebut awalnya diduga berasal dari bangkai tikus.

“Saya sudah membersihkan rumah karena mengira bau itu dari bangkai tikus, tapi ternyata semakin parah. Ketika lewat depan rumah Pak M, baunya sangat menyengat,” ujarnya.

Baca juga: Pemancing Asal Banyuwangi Tewas Tenggelam di Perairan Situbondo

Karena curiga, Nur melaporkan hal tersebut kepada RT dan petugas setempat. Setelah rumah M dibuka, warga menemukan bahwa bau menyengat berasal dari tubuh M yang sudah membusuk,meninggal dunia sekitar empat hari.

Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Abdoer Rahem Situbondo untuk pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim INAFIS Polres Situbondo, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Keluarga korban memutuskan untuk tidak melakukan otopsi. Jenazah M kemudian dibawa ke rumah duka dan dimakamkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.(Fia/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda
Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam
Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai
Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan
Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
Rekaman CCTV Bongkar Aksi Maling di Tuban, Satu Pelaku Masih DPO
Gibran Tinjau Tol Prosiwangi, Target Waktu Tempuh Probolinggo –Banyuwangi Dipangkas Jadi 3 Jam
Hampir 6 Jam Berjuang, Damkar Akhirnya Jinakkan Kebakaran TPA Gunung Panggung Tuban

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:54 WIB

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

Tabrakan Dua Kapal di Perairan Panarukan Situbondo, Satu Kapal Tenggelam

Senin, 13 Juli 2026 - 14:33 WIB

Viral Keluhan Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, SPBU di Tuban Akui Lalai

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WIB

Bupati Situbondo Lantik Tiga Kades PAW, Minta Rangkul Semua Warga Pascapemilihan

Senin, 13 Juli 2026 - 11:34 WIB

Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Tujuh Stand, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Berita Terbaru

Molornya penyelesaian gedung membuat MPLS bagi 196 siswa baru tidak dapat dimulai sesuai jadwal. Bahkan masih terlihat beberapa pekerja di depan Sekolah Rakyat, (Assa/Liputansatu.id).

Pemerintah

Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Tuban Ditunda

Senin, 13 Jul 2026 - 16:54 WIB