Pemancing Asal Banyuwangi Tewas Tenggelam di Perairan Situbondo

- Reporter

Jumat, 24 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban langsung dievakuasi anggota Polairud Polres Situbondo bersama warga sekitar (Foto: Fia Rahma/Liputansatu.id)

Korban langsung dievakuasi anggota Polairud Polres Situbondo bersama warga sekitar (Foto: Fia Rahma/Liputansatu.id)

SITUBONDO, JATIM – Pemancing asal Wongsorejo, Banyuwangi, ditemukan dalam kondisi tewas tenggelam di perairan Taman Nasional (TN) Baluran, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.

Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa mengatakan, pihaknya bersama warga mendapatkan laporan dari nelayan yang sedang melaut di Perairan Pandean menemukan mayat dengan kondisi sudah mengapung.

Korban Tenggelam di Perairan Pandean

“Didapatkan informasi bahwa jenazah seorang laki-laki yang ditemukan di perairan Pandean adalah seorang pemancing yang bernama Ahmad Faris (42), warga Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, yang sedang memancing di Perairan TN Baluran,” ujarnya, Jumat (24/1/2025).

Kronologi Kejadian

Gede menjelaskan, korban berangkat untuk memancing bersama temannya, Sayono (40), yang mencari kerang di tepian. Sesampainya di lokasi perairan, korban dan temannya terpisah. Namun, saat perjalanan, korban Fariz lebih dulu izin pulang lantaran akan mengajar ngaji di rumahnya.

“Korban dan temannya ini berada di lokasi berbeda. Menurut Sayono, korban Fariz ini disangka sudah pulang, ternyata mendapatkan kabar dari aparat desa bahwa korban ditemukan tewas tenggelam di tengah perairan Pandean,” jelasnya.

Baca juga: Banjir Luapan Sungai Curah Panggeng,Jalur Pantura Situbondo Terputus

Evakuasi Korban

Korban langsung dievakuasi bersama anggota dan warga sekitar ke pinggir pantai untuk dibawa kembali pulang ke rumahnya untuk dimakamkan.

“Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan sudah menerima bahwa kejadian tersebut adalah musibah. Selanjutnya korban dibawa langsung ke rumah duka,” terang Gede.(Fia/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Jadwal Tender April Terlewati, Revitalisasi Taman Kapur Rp16,6 Miliar Belum Bergerak
Kirana Wedding Tuban Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp400 Juta
Polresta Tuban Perkuat Sinergi dengan Media Lewat PIRAMIDA, Siapkan Kolaborasi Sosial
PRPP Edukasi Pemuda Desa di Tuban, Dorong Bijak Bermedia Sosial Tangkal Hoaks
Solusi Bangun Indonesia Raih Lestari Awards 2026, Nathabumi Dinilai Perkuat Ekonomi Sirkular
Terlacak GPS Mobil Rental, Terduga Penipuan Puluhan Korban di Situbondo Ditangkap di Hotel
Haul Ponpes Langitan 2026: Lalu Lintas Ramai Lancar, Polisi Antisipasi Lonjakan Arus Kepulangan Jemaah
Pertamina Perkuat Pengawasan Digital Penyaluran BBM Subsidi Usai Keluhan QR Code Biosolar di Tuban

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:58 WIB

Jadwal Tender April Terlewati, Revitalisasi Taman Kapur Rp16,6 Miliar Belum Bergerak

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:27 WIB

Kirana Wedding Tuban Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp400 Juta

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:46 WIB

PRPP Edukasi Pemuda Desa di Tuban, Dorong Bijak Bermedia Sosial Tangkal Hoaks

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:06 WIB

Solusi Bangun Indonesia Raih Lestari Awards 2026, Nathabumi Dinilai Perkuat Ekonomi Sirkular

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:49 WIB

Terlacak GPS Mobil Rental, Terduga Penipuan Puluhan Korban di Situbondo Ditangkap di Hotel

Berita Terbaru

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tuban berjibaku memadamkan kobaran api yang melalap rumah sekaligus gudang perlengkapan Kirana Wedding di Gang Salak, Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Kirana Wedding Tuban Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp400 Juta

Jumat, 24 Jul 2026 - 18:27 WIB