Hijaukan Pesisir, Dinas Kehutanan Jatim Genjot Penanaman Mangrove di Tuban

- Reporter

Rabu, 15 Oktober 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kehutanan JawaTimur, Jumadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Semilir angin laut berembus lembut di pesisir utara Tuban. Di antara hamparan pasir dan deburan ombak, barisan mangrove mulai tumbuh, menandai langkah nyata pelestarian lingkungan yang terus digelorakan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur.

Jatim Fokus Perkuat Kawasan Pesisir Utara

Kepala Dinas Kehutanan JawaTimur, Jumadi, mengatakan pihaknya menyiapkan langkah strategis memperkuat kawasan pesisir melalui pengembangan tanaman mangrove. Wilayah utara Jawa, termasuk Pantai Tuban, menjadi fokus utama program penghijauan ini.
“Program penanaman mangrove di Tuban sebenarnya sudah berjalan sejak tahun 2022. Waktu itu, Ibu Gubernur sudah melakukan penanaman di Pantai Sowan,” ujar Jumadi saat menghadiri kegiatan penyerahan bantuan alat ekonomi produktif dan bibit tanaman kehutanan di Kecamatan Merakurak, Selasa (14/10/2025).

Mangrove dan Cemara Udang Efektif Cegah Abrasi

Menurutnya, kombinasi antara mangrove dan cemara udang menjadi formula paling efektif menjaga kelestarian pantai.
“Kalau bisa, depannya mangrove, belakangnya cemara udang. Itu akan sangat kuat menahan abrasi,” jelasnya.
Selain berfungsi sebagai pelindung alami dari gelombang laut, dua jenis tanaman ini juga memiliki manfaat ekologis. “Cemara udang itu juga bermanfaat supaya pantai tidak terlalu panas,” imbuhnya.

Tantangan: Kondisi Tanah Berlumpur di Pesisir Utara

Meski begitu, upaya penghijauan pesisir Tuban bukan tanpa kendala. Struktur tanah di wilayah utara yang berlumpur membuat proses penanaman membutuhkan rekayasa dan perawatan khusus.
“Pesisir utara Tuban sampai Lamongan itu lumpurnya tidak terlalu baik. Jadi perlu rekayasa. Kalau ada yang gagal tumbuh, kita evaluasi dan pelajari lagi teknologinya,” papar Jumadi.

Komitmen Jangka Panjang untuk Konservasi Pesisir

Dengan semangat konservasi dan inovasi teknologi, Dinas Kehutanan berkomitmen melanjutkan program ini secara berkelanjutan. Langkah ini juga menjadi bagian dari gerakan penghijauan yang sejak awal menjadi perhatian Gubernur Jawa Timur.
Harapannya sederhana namun bermakna besar — ekosistem pesisir Tuban tetap lestari, garis pantai terlindungi, dan generasi mendatang masih bisa menikmati hijaunya mangrove yang menyejukkan tepi laut. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Rencana Giant Sea Wall Jatim Dikritik, Akademisi: Solusi Instan Berisiko Rusak Ekosistem Pesisir
Blokade Gate 3 SIG Tuban Berlanjut, Disnakerin Sebut Terkendala Tender Belum Final
Perempuan Tanpa Identitas Tewas di Depan DPRD Tuban, Diduga Terabaikan Sistem Sosial
Hakim Wasmat Sidak Rutan Situbondo, Pastikan Hak Narapidana Terpenuhi
Tuntut Kepastian, Buruh Blokade Gate 3 SIG Tuban Berlangsung Hingga Malam
IKU Tuban Turun Gegara PM2.5, Target Lingkungan 2025 Meleset Meski Air dan Lahan Surplus
Petani di Tuban Meninggal Mendadak Saat Panen Kacang, Sempat Tersungkur di Ladang
Warga Socorejo Tolak Perpanjangan SHGB Pelabuhan SIG, Soroti Minim Transparansi dan Dampak Lingkungan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:31 WIB

Rencana Giant Sea Wall Jatim Dikritik, Akademisi: Solusi Instan Berisiko Rusak Ekosistem Pesisir

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:22 WIB

Blokade Gate 3 SIG Tuban Berlanjut, Disnakerin Sebut Terkendala Tender Belum Final

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:09 WIB

Perempuan Tanpa Identitas Tewas di Depan DPRD Tuban, Diduga Terabaikan Sistem Sosial

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:23 WIB

Hakim Wasmat Sidak Rutan Situbondo, Pastikan Hak Narapidana Terpenuhi

Selasa, 5 Mei 2026 - 01:07 WIB

IKU Tuban Turun Gegara PM2.5, Target Lingkungan 2025 Meleset Meski Air dan Lahan Surplus

Berita Terbaru

Advertisement
Exit mobile version