TUBAN, JATIM – Hujan lebat disertai angin kencang melanda Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, pada Minggu (9/2/2025) sore. Akibatnya, tiga bangunan warung kopi berbahan baja ringan dan atap spandek ambruk diterjang angin kencang yang berlangsung sekitar 30 menit.
Tim LiputanSatu.id yang berada di lokasi melaporkan bahwa ketiga warung kopi tersebut berdiri di atas lahan sewa di Desa Sawahan, Kecamatan Rengel. Kuatnya angin membuat bangunan tersebut porak poranda.
Kesaksian Pemilik Warung: Langit Gelap, Angin Datang Tiba-Tiba
Ikho, salah satu pemilik warung yang menjadi korban, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, cuaca sudah menunjukkan tanda-tanda ekstrem dengan mendung pekat yang mencekam. Tak lama berselang, hujan deras disertai angin kencang tiba-tiba menerjang wilayah tersebut.
“Kejadiannya sekitar pukul 16.00 WIB. Awalnya langit gelap, lalu tiba-tiba angin kencang datang. Karena takut, saya langsung masuk ke dalam warung,” ujarnya saat ditemui awak media.
Ikho juga menuturkan bahwa saat berada di dalam warung, ia mendengar suara gemuruh yang ternyata berasal dari warung kopi sebelah yang baru saja beroperasi selama dua hari. Kejadian itu semakin membuatnya panik karena atap warungnya ikut runtuh akibat terjangan angin.
“Warung sebelah yang baru buka dua hari langsung ambruk. Genteng warung saya juga banyak yang runtuh karena angin sangat kencang,” tambahnya.
BPBD Tuban: Puluhan Pohon Tumbang, Kerugian Capai Rp100 Juta
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Sudarmaji, membenarkan bahwa hujan deras dan angin kencang melanda tiga kecamatan, yakni Kecamatan Plumpang, Rengel, dan Widang. Cuaca ekstrem ini menyebabkan puluhan pohon tumbang serta merusak beberapa rumah dan warung kopi.
“Sekitar pukul 16.00 WIB, kami menerima laporan adanya cuaca ekstrem yang berdampak di beberapa wilayah Kabupaten Tuban,” ujar Sudarmaji.
BPBD Tuban telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan assessment terhadap dampak bencana ini. Selain itu, petugas juga telah melakukan upaya penanggulangan di beberapa titik guna mengatasi kemacetan akibat pohon tumbang.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta,” pungkasnya.(Az)
Editor : Mukhyidin khifdhi












