Jalan Raya Babat-Tuban Masih Banyak Lubang, Pemudik Diharap Waspada

- Reporter

Kamis, 20 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubang di tengah jalan raya, yang mebahayakan pengguna jalan yang melintas,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Lubang di tengah jalan raya, yang mebahayakan pengguna jalan yang melintas,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Menjelang musim mudik Lebaran 2025, kondisi jalan Pantura Tuban-Babat masih menjadi perhatian. Sejumlah titik di ruas jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah, terutama di wilayah Widang dan Semanding.

Banyaknya lubang jalan atau jeglongan dengan kedalaman bervariasi antara 4 hingga 10 cm dikhawatirkan membahayakan para pemudik, terutama pengendara roda dua. Yoga, warga Widang, mengeluhkan banyaknya lubang di jalan Pantura yang dapat menyebabkan kecelakaan jika pengendara tidak berhati-hati, terutama saat malam hari.

“Kalau tidak hati-hati, bisa terjatuh. Penanganannya hanya tambal sulam, yang menurut saya malah membahayakan karena permukaannya tidak rata,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Ahmad, warga Semanding, yang hampir mengalami kecelakaan akibat lubang jalan di dekat jembatan Patung Kuda. “Saya hampir terjatuh karena ada jeglongan di situ,” katanya.

Baca juga: Polres Tuban Kerahkan 326 Personel untuk Amankan Jalur Mudik Lebaran 2025

Baca juga: Satlantas Polres Tuban Gelar Operasi Siwalan Serta Bagikan Takjil

Kanit Turjagwali Satlantas Polres Tuban, Ipda Rizky Dwi P, mengonfirmasi bahwa jalur Pantura memang mengalami kerusakan di beberapa titik, termasuk ruas jalan perbatasan Babat-Tuban dan jalan raya ring road.

“Dari pertigaan ring road hingga pertigaan TWT, ada sekitar 15 titik yang mengalami kerusakan,” jelasnya.

Pihak kepolisian telah melakukan pendataan terhadap kondisi jalan dan melaporkannya kepada dinas terkait agar segera diperbaiki sebelum arus mudik dimulai.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat berkendara serta selalu menjaga konsentrasi,” tambah Rizky.

Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah perbaikan agar perjalanan mudik tahun ini dapat berjalan dengan aman dan lancar tanpa membahayakan pengendara.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee