Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Jalur Lintas Selatan Malang Longsor, Warga Pasrah Harus Memutar 7 Km

- Reporter

Sabtu, 14 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur lintas selatan wilayah donomulyo malang mengalami longsor.(Ist)

Jalur lintas selatan wilayah donomulyo malang mengalami longsor.(Ist)

Jalur Lintas Selatan Kelok 9

MALANG, JATIM – Jalur Lintas Selatan (JLS) di wilayah Donomulyo, Kabupaten Malang, mengalami longsor parah yang menyebabkan akses utama warga terputus. Saat ini, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali sedang melakukan perbaikan, namun warga harus memutar sejauh 7 kilometer untuk menjalankan aktivitas sehari-hari seperti bertani dan mencari pakan ternak.

Warga Terpaksa Nekat Lewati Jalur Longsor

Bagi sebagian warga, jalur alternatif yang tersedia terlalu jauh. Yudi Purwanto, salah satu warga Desa Sumberoto, mengungkapkan bahwa banyak warga terpaksa melewati jalur longsor yang sedang diperbaiki demi mencapai ladang mereka.

Baca juga: Longsor di Trenggalek,Material Tebing 25 Meter Tutup Separuh Jalan Nasional

“Mau bagaimana lagi, ini ( Jalur Lintas Selatan ) satu-satunya jalan menuju ladang. Kami butuh untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak dan aktivitas bertani,” ujar Yudi, Sabtu (14/12/2024).

Bahkan, masa panen jagung di ladang warga harus tertunda akibat sulitnya akses jalan. “Jagung yang sudah waktunya dipanen terpaksa ditunda karena jalan ambles,” tambahnya.

Lahan Perhutani yang Digunakan Warga Terdampak Longsor

Sebagian besar warga Desa Sumberoto menggarap lahan milik Perum Perhutani melalui sistem Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM). Mereka menanam jagung, padi, dan tebu di lahan tersebut. Sebelum JLS dibangun, warga hanya menggunakan jalan setapak untuk menuju ladang. Kini, dengan terputusnya JLS, akses utama warga kembali terganggu.

BBPJN Turun Tangan Tangani Longsor di Kelok 9 JLS

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali telah memulai perbaikan di delapan titik longsor yang terjadi di jalur lintas selatan Kelok 9 JLS. Kepala BBPJN Jawa Timur-Bali, Gunadi Antariksa, menjelaskan bahwa curah hujan tinggi menjadi penyebab utama longsor yang merusak badan jalan.

“Kami sudah menurunkan tim untuk melakukan identifikasi awal dan penanganan sementara. Keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama,” jelas Gunadi, Kamis (12/12/2024).

Akibat kerusakan parah, ruas jalan tersebut untuk sementara waktu tidak dapat dilalui kendaraan. BBPJN juga telah menginstruksikan tim PPK untuk segera menangani kerusakan dengan fokus pada stabilisasi jalur.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Anggaran Capai Rp 13 Miliar, Gedung Baru PN Tuban Tak Kunjung Difungsikan
RDP DPRD Situbondo Bongkar Polemik Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005
Warga Geruduk Balai Desa Menyunyur, Protes Jalan Rusak Akibat Truk Urukan KDMP Tuban
Sekolah Akui Lalai, Kasus Perundungan di SMP Tuban Coreng Predikat Kabupaten Layak Anak
Kasus Perundungan Siswa SMP di Tuban, Muncul Korban Baru
Festival Alam Lestari RPS Tuban Jadi Aksi Nyata Jaga Lingkungan
Pencurian Berulang di Ponpes Langitan Terungkap, Pelaku Gasak Beras hingga LPG
Viral Video 18 Detik! Siswa SMP di Tuban Dikeroyok Teman Sendiri

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 21:16 WIB

Anggaran Capai Rp 13 Miliar, Gedung Baru PN Tuban Tak Kunjung Difungsikan

Senin, 20 April 2026 - 19:59 WIB

RDP DPRD Situbondo Bongkar Polemik Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005

Senin, 20 April 2026 - 18:50 WIB

Warga Geruduk Balai Desa Menyunyur, Protes Jalan Rusak Akibat Truk Urukan KDMP Tuban

Senin, 20 April 2026 - 11:44 WIB

Sekolah Akui Lalai, Kasus Perundungan di SMP Tuban Coreng Predikat Kabupaten Layak Anak

Senin, 20 April 2026 - 09:21 WIB

Kasus Perundungan Siswa SMP di Tuban, Muncul Korban Baru

Berita Terbaru

Siswa SMP di Jenu saat menceritakan aksi perundungan yang dialaminya di lingkungan sekolah, (Assayid/Liputansatu.id).

Peristiwa

Kasus Perundungan Siswa SMP di Tuban, Muncul Korban Baru

Senin, 20 Apr 2026 - 09:21 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id