Tuban – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tuban meningkatkan kesiapsiagaan dengan menyiagakan personel serta membuka pos layanan dan pengamanan di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan.
Operasi Nataru Sejak 20 Desember 2025
Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Muhammad Hariyazie Syakhrani, mengatakan Operasi Natal dan Tahun Baru telah berlangsung sejak 20 Desember 2025. Operasi ini difokuskan pada pengamanan kegiatan ibadah Natal, arus libur tahun baru, serta aktivitas pariwisata masyarakat.
“Operasi Nataru ini sebagai bentuk pengamanan kegiatan ibadah Natal, libur tahun baru, dan pariwisata warga. Personel kami siaga penuh,” ujar AKP Hariyazie saat ditemui awak media.
Ia menambahkan, pengamanan tidak hanya berfokus pada lalu lintas, tetapi juga respons cepat terhadap situasi darurat. Salah satunya saat terjadi bencana alam.
“Seperti kejadian pohon tumbang kemarin, anggota kami langsung turun ke lapangan bekerja sama dengan BPBD untuk membersihkan ranting pohon dan mengamankan arus lalu lintas,” jelasnya.
Prediksi Puncak Kemacetan
Terkait potensi kepadatan kendaraan, Satlantas Polres Tuban memprediksi puncak kemacetan akan terjadi pada Hari Natal dan malam pergantian Tahun Baru. Selain itu, keberadaan pusat perbelanjaan baru di Tuban juga menjadi perhatian khusus.
“Adanya mal baru di Tuban, khususnya di sekitar jalur Citi Mall, berpotensi menimbulkan penumpukan kendaraan. Kita tahu sendiri antusiasme warga Tuban, kalau ada yang baru pasti ramai,” ucapnya.
Meski demikian, pihaknya tidak menutup kemungkinan kemacetan juga terjadi di titik-titik lain. Untuk itu, personel disiagakan secara mobile.
“Jika terjadi kemacetan di titik lain, anggota kami selalu siap melakukan pengamanan dan penguraian arus,” tegas AKP Hariyazie.
Imbauan Keselamatan Berkendara
Kasat Lantas juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara selama libur Nataru. Selain potensi kemacetan, faktor cuaca hujan dinilai meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas akibat jalan licin.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara. Ingat, di rumah ada keluarga yang menunggu,” pungkasnya. (Az)
Editor : Kief












