Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Kapal Pengangkut Batu Bara Terbakar di Perairan Lamongan, Evakuasi Kru Masih Berlangsung

- Reporter

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal tongkang Batubara terbakar di laut Lamongan,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Kapal tongkang Batubara terbakar di laut Lamongan,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Lamongan – Sebuah kapal tongkang pengangkut batu bara terbakar di perairan Lamongan pada Kamis pagi (13/03/2025). Kapal bernama Tug Boat Rosalyn 08, yang memuat batu bara dari Banjarmasin, mengalami kebakaran di perairan Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh nelayan setempat yang melihat kepulan asap tebal membumbung dari kapal. Beberapa nelayan berusaha mendekat untuk memberikan pertolongan sembari melaporkan insiden itu ke pihak berwenang.

Syahbandar Lamongan, Boby Mulya Kusuma, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi oleh LiputanSatu.id melalui WhatsApp. Ia menyampaikan bahwa saat ini pihaknya masih fokus pada proses evakuasi awak kapal.

“Kapal tersebut semula hendak menuju Lamongan Shorebase, namun terbakar sebelum berlabuh,” ungkap Boby.

Saat ditanya mengenai penyebab kebakaran, Boby mengatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Hingga berita ini ditulis, petugas gabungan dari Syahbandar, Basarnas, dan tim pemadam kebakaran laut masih berjibaku melakukan evakuasi serta pemadaman api.

Menurut keterangan sementara, kapal tersebut membawa sejumlah awak, namun jumlah pastinya masih dalam pendataan. Sejauh ini, belum ada laporan korban jiwa, namun beberapa kru kapal dilaporkan mengalami luka ringan akibat insiden tersebut.

Sementara itu, warga di sekitar pesisir Pantai Paciran turut menyaksikan kejadian ini dari kejauhan. Salah satu warga, Rahmad (43), mengungkapkan bahwa ia melihat api berkobar cukup besar sebelum akhirnya tim penyelamat tiba di lokasi.

“Saya lihat dari pinggir pantai, asapnya hitam pekat, lalu muncul api besar. Tidak lama kemudian, ada beberapa kapal kecil mendekat, mungkin untuk membantu,” ujarnya.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat, terutama nelayan yang melintas di sekitar lokasi, untuk tetap waspada dan menghindari area kejadian demi keselamatan. Sampai saat ini, tim penyelamat masih berusaha memastikan seluruh awak kapal dalam kondisi selamat.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Jangan Kaget! Malam hingga Pagi Tuban Terasa Makin Dingin, Ini Penjelasan BMKG
Tuntutan CSR dan Lelang Limbah Tak Terjawab, Warga Blokir Akses PT SILOG Tuban
Enam Bulan Berlalu, Berkas Kasus Oknum Pegawai SIG dan PNS di Hotel Lynn Dikembalikan Jaksa
Gus Lilur Minta Prabowo Pastikan Namanya Tak Dipakai untuk Intervensi Muktamar NU
Divonis 10 Bulan, Cancoko Ungkap Dugaan Peran Kades Ngandong dalam Kasus Tambang Ilegal
HUT ke – 81 Republik Indonesia : 251 Napi Lapas Tuban Dapat Remisi
Truk Tambang Bikin Jalan Kepohagung Hancur, Bupati Tuban: Itu Tanggung Jawab Desa
Bupati Tuban Lempar Tanggung Jawab Jalan Dilewati Truk Tambang ke Desa

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Jangan Kaget! Malam hingga Pagi Tuban Terasa Makin Dingin, Ini Penjelasan BMKG

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Tuntutan CSR dan Lelang Limbah Tak Terjawab, Warga Blokir Akses PT SILOG Tuban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Enam Bulan Berlalu, Berkas Kasus Oknum Pegawai SIG dan PNS di Hotel Lynn Dikembalikan Jaksa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:51 WIB

Gus Lilur Minta Prabowo Pastikan Namanya Tak Dipakai untuk Intervensi Muktamar NU

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Divonis 10 Bulan, Cancoko Ungkap Dugaan Peran Kades Ngandong dalam Kasus Tambang Ilegal

Berita Terbaru

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu