Tuban – Suasana dini hari di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Sukolilo, Kecamatan Tuban, mendadak dikejutkan oleh kecelakaan lalu lintas pada Selasa (19/08/2025) sekitar pukul 02.30 WIB.
Insiden nahas tersebut merenggut satu nyawa dan membuat satu orang lainnya mengalami luka berat.
Berdasarkan keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyo, peristiwa bermula saat sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S-4047-HX yang dikendarai Pria Pujana (29), warga Desa Wangun, Kecamatan Palang, Tuban, melaju dari arah barat ke timur dengan membonceng rekannya M. Ali Yusron (24).
Di jalur yang sama, terdapat sebuah dump truck tronton bernopol L-8560-UL yang sedang parkir di badan jalan lajur kiri. Truk itu dikemudikan oleh Sukamto (51), warga Jatirogo, Tuban. Diduga karena keterbatasan jarak pandang serta kurangnya kewaspadaan, motor yang dikendarai Pria Pujana langsung menghantam bagian belakang truk.
Dampak Kecelakaan: Korban Jiwa dan Luka-Luka
Benturan keras tak bisa dihindarkan. Pria Pujana tewas di tempat kejadian perkara (TKP) dengan kondisi luka parah di bagian kepala dan tubuh. Jenazahnya langsung dievakuasi petugas ke kamar jenazah RSUD Dr. Koesma Tuban.
Sementara rekannya, M. Ali Yusron, selamat namun mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh. Ia segera dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr. Koesma untuk mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.
Dugaan Penyebab Kecelakaan
Menurut keterangan polisi, kecelakaan ini diduga kuat disebabkan kurangnya konsentrasi pengendara saat berkendara di malam hingga dini hari. Kondisi jalan yang relatif sepi seringkali membuat pengendara lengah, padahal potensi bahaya tetap besar, terutama jika ada kendaraan parkir di tepi jalan.
“Dugaan sementara kecelakaan ini disebabkan akibat kurangnya hati-hati dan konsentrasi pengendara,” ungkap Iptu Eko Sulistyo kepada wartawan.
Tindakan Kepolisian di Lokasi
Petugas Satlantas Polres Tuban segera mendatangi lokasi kejadian beberapa menit setelah laporan diterima. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti berupa sepeda motor, truk, dan STNK, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.
Kerugian material akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp 2 juta. Hingga kini, proses penyelidikan masih berlanjut untuk memastikan faktor-faktor lain yang mungkin menjadi penyebab kecelakaan, termasuk kondisi penerangan jalan serta posisi truk saat terparkir.
Keselamatan Berkendara di Malam Hari
Kasus ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di Tuban yang terjadi pada malam hingga dini hari. Kondisi jalan yang sepi, minimnya penerangan di beberapa titik, serta menurunnya konsentrasi pengendara sering menjadi pemicu terjadinya kecelakaan.
Menurut data Korlantas Polri, sebagian besar kecelakaan lalu lintas di Indonesia terjadi karena faktor kelalaian manusia (human error), seperti mengantuk, kecepatan tinggi, atau kurangnya antisipasi terhadap kondisi jalan.
Imbauan Kepolisian
Menutup keterangannya, Iptu Eko Sulistyo kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, khususnya pada malam hingga dini hari.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama saat berkendara pada malam hingga dini hari,” tegasnya. (Az)
Editor : Kief












