TUBAN – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan terjadi pada Rabu pagi (16/04/2025) sekitar pukul 10.45 WIB di Jalan Tuban-Widang, tepatnya di Dusun Temangkar, Desa Widang, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Insiden tersebut menyebabkan satu korban meninggal dunia dan tujuh orang lainnya mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RS Muhammadiyah Babat Lamongan untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kronologi Kejadian: Tabrakan Adu Banteng
Menurut keterangan dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyo, kecelakaan bermula ketika mobil Toyota Kijang AG 1811 WE yang dikemudikan oleh Tawar (50), warga asal Nganjuk, berjalan dari arah selatan ke utara. Diduga karena hilang kendali, kendaraan tersebut oleng dan masuk ke jalur kanan. Naas, dari arah berlawanan datang truk Fuso H 8474 PA yang dikemudikan oleh Subandi (74) asal Semarang. Tabrakan pun tak terhindarkan.
“Satu mobil Toyota Kijang berisi satu keluarga asal Nganjuk. Satu korban bernama Sunari (38) meninggal dunia, enam lainnya mengalami luka-luka,” ujar Iptu Eko Sulistyo.
Korban Luka-Luka Termasuk Ibu Hamil
Seluruh korban luka merupakan satu keluarga besar, termasuk istri dari almarhum Sunari yang diketahui sedang hamil. Mereka dilarikan ke RS Muhammadiyah Babat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Daftar Korban Luka:
- Tawar (50) – Pengemudi
- Muhammad Ilham Richo Tri Rehandoko (19)
- Herdiana Andika Sari (31)
- Keisya (8)
- Sriatun (54)
- Puguh Rochdiatin (46)
- Dasmiatun (55) – warga Desa Wilangan, Nganjuk
Baca juga: Kecelakaan Maut di Semanding Tuban, Lansia Tewas Usai Tabrakan Adu Banteng
Baca juga: Tragis! Satu Keluarga Pengantar Jamaah Umrah Asal Tuban Tewas dalam Kecelakaan Maut
Penyebab Kecelakaan dan Kerugian
Berdasarkan analisa sementara, pengemudi Kijang diduga kurang hati-hati dan tidak konsentrasi saat berkendara. Kerugian materi akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp5 juta. Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa dua kendaraan, STNK, dan BPKB untuk proses penyelidikan lebih lanjut.(Aj)
Editor : Mukhyidin Khifdhi












