Kehilangan Sandal di Alun-Alun Tuban, Pengunjung Minta Pengelolaan Ditingkatkan

- Reporter

Sabtu, 1 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alun-alun Tuban (foto: Aji/Liputansatu).

Alun-alun Tuban (foto: Aji/Liputansatu).

TUBAN, JATIM – Seorang pengunjung asal Kecamatan Tuban, TS, mengalami kejadian kurang menyenangkan saat mengisi waktu liburan di Alun-Alun Tuban. Sesuai imbauan untuk melepas sandal di area balkon terbuka, ia justru kehilangan sandalnya saat hendak pulang.

Lapangan luas berumput di depan Masjid Agung Tuban ini memang mengalami revitalisasi dengan anggaran mencapai Rp 18,8 miliar. Namun, kejadian seperti ini menimbulkan pertanyaan soal pengelolaan fasilitas umum yang lebih baik.

Kejadian Kehilangan di Alun-Alun Tuban

TS mengungkapkan bahwa ia bukan satu-satunya korban kehilangan sandal di sana.

“Betul, Mas. Selasa malam saya ke sana bersama keluarga, tapi saat hendak pulang, sandal saya hilang. Kalau tidak salah, ada empat orang lain yang juga kehilangan sandal,” ujar TS saat dikonfirmasi tim LiputanSatu.id pada Sabtu (01/02/25).

Perlunya Pengelolaan dan Pengawasan Lebih Baik

Tak hanya kehilangan sandal, beberapa pengunjung juga menyoroti pentingnya perawatan fasilitas umum agar tetap nyaman digunakan. Umaya, salah seorang pengunjung, mengimbau agar ada aturan yang lebih jelas, termasuk fasilitas penitipan barang.

“Sebagai warga Tuban, saya berharap semua pihak ikut menjaga fasilitas umum. Contohnya, kolam di alun-alun yang seharusnya dijaga justru dirusak oleh pengunjung yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya.

Baca juga: Proyek Alun-Alun dan Gedung IPIT Tuban Tertunda, Pemuda Pancasila Kritik Pemerintah

Tanggapan Satpol PP Tuban

Menanggapi kejadian ini, Gunadi, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban, mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan, kebersihan, dan ketertiban umum saat menggunakan fasilitas alun-alun.

“Silakan nikmati dan manfaatkan fasilitas yang ada, tetapi tetap jaga ketertiban, norma, kebersihan, dan keindahannya,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pihaknya siap menerima laporan dan keluhan dari masyarakat terkait gangguan atau kejadian yang tidak diinginkan demi meningkatkan kenyamanan pengunjung.(AZ/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee