Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Khofifah Dorong Ekspor Produk Agrikultur Jawa Timur ke Tiongkok

- Reporter

Minggu, 2 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah bertemu Konjen RRT (Ist).

Khofifah bertemu Konjen RRT (Ist).

SURABAYA, JATIM – Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, terus mengupayakan ekspansi produk agrikultur Jawa Timur ke pasar internasional. Dalam pertemuan dengan Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Surabaya, ia menyoroti keunggulan komoditas unggulan Jatim seperti durian, salak, dan kelapa kopyor.

Khofifah menjelaskan kepada Mr. Xu Yong bahwa Jawa Timur memiliki produksi durian, salak, dan kelapa kopyor dalam jumlah besar dengan kualitas yang unggul. Ia berharap produk-produk ini dapat memenuhi permintaan pasar di Tiongkok.

“Jawa Timur adalah produsen durian terbesar di Indonesia. Setiap tahun, kami menghasilkan sekitar 488.356 ton durian,” ungkap Khofifah, Sabtu (1/2/2025).

Durian, Salak, dan Kelapa Kopyor Jatim Punya Potensi Besar

Durian premium asal Jatim, seperti Black Thorn, Musang Kiang, dan Bawor, disebut-sebut memiliki cita rasa yang bisa bersaing dengan durian dari negara lain.

Selain itu, produksi salak Jatim mencapai 385.830 ton per tahun, tersebar di hampir seluruh wilayah. Salak Pronojiwo dari Lumajang, misalnya, dikenal lebih unggul dibandingkan salak pondok karena dagingnya tebal, kadar air tinggi, dan rasanya lebih manis.

Sementara itu, kelapa kopyor banyak dihasilkan di daerah seperti Lamongan dan Sumenep. Keunikan kelapa kopyor yang langka dan bernilai ekonomi tinggi menjadikannya produk yang sangat diminati di pasar global.

Baca juga: Perdana, Mendag Budi Lepas Ekspor Sepeda Elektrik dari Sidoarjo ke Amerika

Tiongkok Sambut Baik Ekspor Produk Agrikultur Jatim

Khofifah mengungkapkan bahwa Konjen Xu Yong menyambut baik peluang ekspor ini dan siap membantu kelancaran prosesnya.

“Kami bersyukur karena Mr. Xu Yong sangat antusias dan siap memfasilitasi. Sebab, untuk ekspor ke Tiongkok tentu ada persyaratan dan standar tertentu yang harus dipenuhi,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga siap menjembatani para pelaku usaha dan petani dengan pasar internasional.

“Harapan dari semua upaya ini adalah semakin luasnya jaringan pemasaran produk agrikultur kita. Dengan begitu, kesejahteraan petani dan pelaku usaha di Jatim juga akan meningkat,” pungkas Khofifah.(Rn/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai
Hampir Dua Tahun Bergulir, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Masih Tahap Pemeriksaan Saksi
Ketua PWI Kalbar Tekankan Wartawan Harus Profesional di Era Digital
Keluhan Pelanggan Menumpuk, Pertamina Bungkam Soal Pelayanan SPBU Tambakboyo
Ana Khozanah Resmi Pimpin PKB Tuban, Bidik Kemenangan Pilkada 2029
Solikin Hilang di Laut Utara Lamongan,  Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian
Ketua PPP Tuban: Kepengurusan Baru Bukti Soliditas Kader Hadapi Dinamika Politik
Harga Pertamax Naik, ASN Tuban Keluhkan Biaya Operasional Kendaraan Dinas

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:48 WIB

Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:24 WIB

Hampir Dua Tahun Bergulir, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Masih Tahap Pemeriksaan Saksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:47 WIB

Ketua PWI Kalbar Tekankan Wartawan Harus Profesional di Era Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:29 WIB

Keluhan Pelanggan Menumpuk, Pertamina Bungkam Soal Pelayanan SPBU Tambakboyo

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:37 WIB

Ana Khozanah Resmi Pimpin PKB Tuban, Bidik Kemenangan Pilkada 2029

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id