Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak siap melantik 22 kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur pada 1 Maret 2025.
Pelantikan ini mencakup sejumlah wilayah, seperti Kabupaten Blitar, Lumajang, Jember, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Jombang, Madiun, dan Bojonegoro. Selain itu, kepala daerah di Kota Kediri, Mojokerto, Madiun, Batu, Blitar, Malang, dan Probolinggo juga akan turut dilantik.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi tonggak awal bagi para kepala daerah yang baru untuk segera bekerja mewujudkan visi pembangunan di Jawa Timur.
“Kami berharap para kepala daerah yang dilantik dapat langsung berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan bergerak cepat dalam menjalankan program pembangunan daerah,” ujar Khofifah saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Rabu (26/02/2025).
Selain itu, Emil Dardak menekankan pentingnya sinergi antara provinsi dan kabupaten/kota dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami akan memastikan kolaborasi yang erat antara pemerintah provinsi dan daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat,” kata Emil.
Sebelum pelantikan ini, Khofifah dan Emil telah memaparkan visi-misi pembangunan Jawa Timur dengan konsep “Gerbang Baru Nusantara” di hadapan DPRD Jawa Timur. Konsep ini menjadi panduan arah pembangunan provinsi dalam lima tahun mendatang.
Sebagai bagian dari persiapan kepemimpinan, keduanya juga mengikuti retret kepala daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri di Akademi Militer Magelang dari 21 hingga 28 Februari 2025. Program ini bertujuan untuk memberikan pembekalan guna memperkuat kapasitas kepemimpinan dan strategi pembangunan daerah.
Diharapkan, dengan kepemimpinan baru ini, sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah semakin kuat, sehingga pembangunan di Jawa Timur dapat berjalan lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat.(Ron)












