Komplotan Maling Gondol Koleksi Barang Antik dan Samurai Senilai Ratusan juta

- Reporter

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas memasang garis polisi di rumah milik Rahmad Nur Hidayat di Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Petugas memasang garis polisi di rumah milik Rahmad Nur Hidayat di Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Sebuah rumah di Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, dibobol kawanan pencuri saat dalam keadaan kosong. Sejumlah koleksi barang antik milik pemilik rumah raib, dengan total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Pemilik Rumah Kaget Lihat Kondisi Berantakan

Rumah tersebut diketahui milik Rahmad Nur Hidayat (29). Aksi pencurian itu pertama kali diketahui pada Selasa (4/11/2025), ketika Rahmad bersama istrinya datang untuk mengecek kondisi rumah yang rencananya akan dikontrakkan.
Namun, mereka terkejut saat mendapati kondisi rumah sudah acak-acakan dan pintu rusak.
“Saat saya datang, rumah sudah berantakan. Barang-barang antik saya, termasuk samurai koleksi, sudah tidak ada,” ujar Rahmad.

Barang Antik dan Samurai Raib

Menurut Rahmad, pelaku berhasil membawa kabur berbagai koleksi barang antik, seperti pusaka, uang kuno, batu akik, hingga sebilah samurai bernilai tinggi. Seluruh barang tersebut sebelumnya disimpan rapi di dalam rumah sebelum kejadian.
Ia mengaku koleksi itu sudah dikumpulkan selama bertahun-tahun dan memiliki nilai sejarah serta ekonomi tinggi.

Polisi Lakukan Olah TKP

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan gembok pintu belakang dan gerbang samping dalam kondisi rusak. Sejumlah lemari di dua kamar juga tampak terbuka dengan isi berantakan.
Petugas dari Polsek Kapongan bersama Satreskrim Polres Situbondo langsung memasang garis polisi dan melakukan penyelidikan. Hingga kini, kasus pencurian dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah tersebut masih dalam penanganan Satreskrim untuk mengungkap para pelaku. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee