Komunitas Ojol Tuban Sampaikan Lima Tuntutan ke DPRD, Desak Tegakkan Aturan Tarif hingga BPJS Gratis

- Reporter

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan pengemudi ojek online saat mengikuti audiensi dengan DPRD Kabupaten Tuban, Selasa (9/9/2025). Mereka menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah daerah dan aplikator, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Puluhan pengemudi ojek online saat mengikuti audiensi dengan DPRD Kabupaten Tuban, Selasa (9/9/2025). Mereka menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah daerah dan aplikator, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Koalisi Komunitas Ojol Tuban (KKOT) bersama Forum Diskusi Transportasi Online Indonesia (FDTOI) dan Front Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jawa Timur menggelar audiensi dengan DPRD Kabupaten Tuban, Selasa (09/09/2025). Dalam pertemuan tersebut, komunitas ojol menyampaikan lima poin tuntutan yang dinilai mendesak untuk segera mendapat perhatian pemerintah daerah maupun pihak aplikator.

Lima Tuntutan Komunitas Ojol

Hendra Waskita, Humas KKOT, menjelaskan bahwa tuntutan pertama adalah bentuk empati bagi para pengemudi yang menjadi korban kekerasan, termasuk almarhum Afan Kurniawan. Tuntutan kedua membawa aspirasi FDTOI nasional dan Frontal Jatim, yang sebelumnya juga melakukan aksi serupa pada 20 Mei 2025.
Pada tuntutan ketiga, KKOT mendesak penegakan SK Gubernur Jawa Timur Nomor 188/290 dan 188/291 terkait tarif transportasi online roda dua (R2) dan roda empat (R4). Mereka meminta adanya sanksi tegas bagi aplikator yang tidak mematuhi aturan, termasuk penutupan kantor bila terbukti melanggar.
Tuntutan keempat adalah permintaan agar pengemudi ojol di Tuban memperoleh fasilitas BPJS Ketenagakerjaan secara gratis. Menurut KKOT, para pengemudi berjuang secara mandiri mencari nafkah sehingga layak mendapat dukungan nyata dari pemerintah daerah.
Sementara tuntutan kelima menekankan pentingnya peningkatan keterampilan (upgrading skill) pengemudi, baik melalui pelatihan penggunaan aplikasi maupun pengembangan wirausaha sebagai penopang ekonomi.

Respons DPRD Tuban

Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro, menyambut baik aspirasi yang disampaikan. Ia menegaskan, pihaknya akan menindaklanjuti hasil audiensi tersebut melalui rapat internal bersama pimpinan dan fraksi-fraksi.
“Alhamdulillah, audiensi berjalan baik. Dari lima poin yang disampaikan, sudah kita bahas dan direkomendasikan untuk ditindaklanjuti. Kami akan segera menggelar rapat pimpinan bersama fraksi-fraksi,” ujarnya.
Sugiantoro menambahkan, dua tuntutan yang berskala nasional akan diteruskan ke Kapolri dan Komisi V DPR RI, termasuk permintaan pengusutan kasus meninggalnya Afan Kurniawan. Sementara dua tuntutan lokal akan ditindaklanjuti oleh komisi terkait di DPRD Tuban.

Ojol Tuban Siap Perkuat Legalitas

Saat ini, jumlah pengemudi ojol di Tuban tercatat sekitar 1.750 orang, dengan sekitar separuhnya aktif beroperasi. KKOT menegaskan kesiapan mereka untuk melengkapi aspek legalitas komunitas agar bisa memperoleh manfaat lebih luas dari kebijakan pemerintah. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Salwa, Perenang Cilik Asal Tuban Juara Jawa Timur, Kini Siap Berlaga di Tingkat Nasional
Puluhan Jabatan Strategis di Pemkab Tuban Masih Kosong, Bupati Lindra Buka Suara
Penurunan Kualitas Gedung Baru Puskesmas Merakurak Perlu Uji Teknis, DPRD Tuban Siap Turun
Warga Soko Tuban Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan
Ironi Gedung PN Tuban Rp13,5 Miliar, Belum Dipakai Tapi Sudah Mulai Rusak
Kasus Dugaan Penjualan TKD Talangkembar:  Inspektorat Tuban Masih Hitung Kerugian Negara
Kejari Tuban Akui Kajari dan Kasi Pidum Jalani Pemeriksaan Disiplin
Resmi Jadi Polresta, Bupati Tuban Harap Pelayanan Kepolisian Makin Profesional

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:47 WIB

Salwa, Perenang Cilik Asal Tuban Juara Jawa Timur, Kini Siap Berlaga di Tingkat Nasional

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:37 WIB

Puluhan Jabatan Strategis di Pemkab Tuban Masih Kosong, Bupati Lindra Buka Suara

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:25 WIB

Penurunan Kualitas Gedung Baru Puskesmas Merakurak Perlu Uji Teknis, DPRD Tuban Siap Turun

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:13 WIB

Warga Soko Tuban Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:02 WIB

Ironi Gedung PN Tuban Rp13,5 Miliar, Belum Dipakai Tapi Sudah Mulai Rusak

Berita Terbaru