Tuban – Upaya membangun hubungan humanis dengan masyarakat terus dilakukan jajaran kepolisian. Kali ini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dari Polres Tuban mendatangi Warung Online milik komunitas ojek online (ojol) di Jalan Krakatau, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Sabtu sore (21/02/2026).
Kunjungan tersebut tidak sekadar patroli biasa, melainkan menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap upaya para pengemudi ojol yang mulai merintis usaha mandiri di tengah persaingan ekonomi digital.
Apresiasi Inisiatif Ojol Bangun Usaha Bersama
Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Muhammad Hariazie Syakhranie, menyampaikan rasa bangganya melihat para pengemudi ojol di Tuban mampu membangun wadah usaha secara kolektif melalui Warung Online yang juga difungsikan sebagai basecamp.
Menurutnya, inisiatif tersebut menunjukkan bahwa para pekerja sektor informal tidak hanya bergantung pada order aplikasi, tetapi juga mulai memikirkan keberlanjutan ekonomi jangka panjang.
“Kami senang teman-teman Ojol punya warung dan basecam sendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan tempat usaha bersama seperti ini dapat menjadi contoh positif bagi komunitas lain dalam memperkuat solidaritas sekaligus meningkatkan kesejahteraan.
Polisi Siap Dukung Promosi dan Pengembangan Usaha
Dalam kesempatan tersebut, Satlantas menyatakan siap memberikan dukungan agar Warung Online semakin dikenal masyarakat luas dan memiliki daya saing.
Dukungan itu tidak hanya berupa motivasi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dalam kegiatan sosial maupun edukasi keselamatan berlalu lintas yang dapat digelar di lokasi tersebut.
“Kami siap membantu supaya warung ini cepat laku dan banyak didatangi pengunjung,” tambahnya.
Pendekatan ini dinilai sebagai bagian dari strategi kepolisian dalam membangun kemitraan dengan komunitas transportasi online yang selama ini menjadi bagian penting mobilitas masyarakat perkotaan.
Pesan Keselamatan: Cari Nafkah Tetap Harus Utamakan Tertib Lalu Lintas
Selain memberikan dukungan ekonomi, Satlantas juga mengingatkan bahwa aktivitas mencari nafkah di jalan harus tetap diiringi dengan kesadaran keselamatan berkendara.
Para pengemudi ojol diminta menjadi pelopor tertib lalu lintas karena profesi mereka sangat dekat dengan risiko kecelakaan akibat intensitas perjalanan yang tinggi setiap hari.
“Tetap terus semangat untuk kawan-kawan Ojol, jangan lupa selalu tertib dalam berkendara,” imbaunya.
Edukasi ini penting agar peningkatan aktivitas ekonomi tidak berbanding lurus dengan meningkatnya pelanggaran atau kecelakaan lalu lintas.
Warung Online Jadi Tonggak Awal Kemandirian Ekonomi Ojol
Sementara itu, Ketua Himpunan Pengusaha Daring Tuban, Nanang Sasmito, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan jajaran kepolisian.
Ia menilai kehadiran aparat secara langsung memberi semangat moral bagi para pengemudi untuk terus berkembang dan tidak ragu membangun usaha bersama.
“Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada bapak Kapolres, Kasat Lantas beserta jajarannya atas support yang diberikan baik secara fisik maupun finansial,” ucapnya.
Nanang menjelaskan, Warung Online bukan hanya tempat berjualan makanan dan minuman, tetapi juga menjadi pusat aktivitas komunitas—mulai dari tempat beristirahat, berdiskusi, hingga merancang peluang usaha lain di luar layanan transportasi online.
Tempat Singgah Saat Menunggu Order, Sekaligus Perkuat Solidaritas
Warung tersebut kini menjadi lokasi singgah bagi para pengemudi saat menunggu orderan, sehingga waktu yang sebelumnya terbuang di jalan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif.
Model kebersamaan ini diharapkan mampu:
• Mengurangi ketergantungan pada satu sumber penghasilan
• Membuka peluang usaha mikro berbasis komunitas
• Mempererat hubungan antaranggota
• Serta menjadi ruang berbagi informasi dan dukungan sosial
Dengan konsep gotong royong, keuntungan usaha dikelola bersama untuk membantu anggota yang membutuhkan serta menunjang operasional komunitas.
“Semoga usaha kami terus berkembang dan dapat berjalan dengan lancar,” pungkas Nanang.
Kolaborasi Sosial–Ekonomi Jadi Model Pemberdayaan Baru
Kehadiran Warung Online Ojol di Tuban menjadi gambaran bagaimana komunitas pekerja digital mulai bertransformasi menjadi pelaku usaha mandiri. Kolaborasi antara aparat dan masyarakat ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi kecil yang tangguh, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya.
Pendekatan seperti ini dinilai mampu memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat—bukan hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga pemberdayaan sosial dan ekonomi lokal. (Az)
Editor : Kief












