BLITAR – Aksi konvoi yang dilakukan sekitar 100 pemuda dari Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, berujung pada pembubaran oleh pihak kepolisian. Para pemuda tersebut mengendarai sepeda motor secara berkelompok dan melakukan arak-arakan menuju ke arah timur. Namun, saat tiba di depan Mako Polres Blitar, mereka melakukan aksi bleyer-bleyer dan berteriak-teriak, sehingga mengganggu arus lalu lintas dan ketertiban umum.
Konvoi Berujung Ricuh di Depan Mako Polres Blitar
Aksi konvoi ini menarik perhatian masyarakat sekitar karena menimbulkan kebisingan dan menghambat lalu lintas. Beberapa pengguna jalan yang melintas di lokasi mengeluhkan gangguan akibat aksi tersebut.
Menanggapi situasi yang semakin tidak terkendali, anggota piket dan Pejabat Utama (PJU) Polres Blitar langsung turun tangan untuk membubarkan rombongan. Polisi berusaha mengendalikan situasi agar tidak semakin memanas dan mencegah kemungkinan terjadinya kericuhan yang lebih besar.
“Bukan hanya mengganggu lalu lintas, ratusan pesilat tersebut juga dapat menjadi gangguan Kamtibmas,” ujar AKP Arif, Jumat (14/2/2025).
Pembubaran oleh Polisi Picu Kepanikan Massa
Saat petugas memberikan imbauan agar para pemuda tersebut membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing, muncul provokasi yang memicu kepanikan di antara peserta konvoi. Akibatnya, massa menjadi tidak terkendali dan berlarian melarikan diri ke berbagai arah.
Beberapa pemuda terlihat berusaha kabur dengan sepeda motor mereka, sementara yang lain memilih meninggalkan kendaraan dan bersembunyi di gang-gang sekitar lokasi. Namun, pihak kepolisian dengan sigap mengamankan sejumlah peserta konvoi yang terlibat dalam aksi tersebut.
Puluhan Pemuda dan Motor Diamankan Polisi
Kapolres Blitar mengungkapkan bahwa dalam operasi pembubaran ini, pihaknya berhasil mengamankan puluhan pemuda beserta kendaraan mereka yang digunakan untuk konvoi.
“Kami mengamankan sebanyak 45 orang dan 43 unit sepeda motor,” ungkap Kapolres Blitar.
Motor-motor yang diamankan terdiri dari berbagai jenis, mulai dari motor standar hingga kendaraan yang telah dimodifikasi dengan knalpot brong yang menghasilkan suara bising. Beberapa di antaranya juga tidak dilengkapi surat-surat resmi, sehingga menjadi perhatian khusus bagi pihak kepolisian.
Proses Pendataan dan Penindakan oleh Polisi
Saat ini, seluruh pemuda yang diamankan masih dalam proses pemeriksaan dan pendataan oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Blitar. Polisi akan mendalami peran masing-masing individu dalam aksi konvoi ini untuk menentukan langkah hukum lebih lanjut.
Sementara itu, kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi atau tidak memiliki dokumen lengkap akan ditindak tegas. Sat Lantas Polres Blitar telah menyiapkan tindakan tilang bagi pemilik kendaraan yang melanggar aturan.
“Kami akan melakukan penindakan terhadap kendaraan yang tidak sesuai spek dan tidak memiliki surat-surat lengkap. Penindakan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan mencegah aksi serupa terjadi di kemudian hari,” tambah Kapolres Blitar.
Polisi Imbau Masyarakat untuk Tidak Ikut Konvoi Ilegal
Kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, untuk tidak terlibat dalam konvoi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Aksi seperti ini tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya.
Polres Blitar menegaskan akan terus melakukan patroli dan tindakan tegas terhadap kegiatan konvoi ilegal yang meresahkan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, untuk lebih bijak dalam berkendara dan tidak melakukan aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum. Jika ada laporan mengenai kegiatan serupa, kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan,” tegas Kapolres.
Aksi konvoi yang dilakukan ratusan pemuda di Blitar berujung pada pembubaran oleh pihak kepolisian. Tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, kegiatan ini juga dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Polisi berhasil mengamankan puluhan pemuda serta kendaraan mereka, dan akan memberikan tindakan tegas kepada pemilik kendaraan yang melanggar aturan.
Dengan adanya kejadian ini, masyarakat diimbau untuk tidak terlibat dalam konvoi ilegal yang dapat merugikan banyak pihak. Polisi juga akan terus melakukan pengawasan guna memastikan situasi tetap kondusif di wilayah Blitar.(Ron)
Editor : Mukhyidin khifdhi












